APBD 2014 Meranti Rp1,6 T Bakal Disahkan Malam Ini
Rabu, 12 Maret 2014 11:52 WIB
SELATPANJANG - Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2014 dijadwalkan akan di sahkan pada Rabu (12/3) malam ini menjadi APBD 2014.
Kepastian disahkannya APBD 2014 ini, diungkapkan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti (BAPPEDA) Aza Fahroni, Selasa (11/3) di Selatpanjang.
"Insya Allah, malam ini APBD kita sudah disyahkan oleh DPRD Meranti. Seluruh proses tahapan pembahasan, sudah selesai. Dan sekarang ini kita sedang melakukan pembersihan terkait berbagai item program yang dibahas kemaren,” ujar Aza.
Menurutnya, secara tekhnis dalam pembahsan RAPBD 2014 ini tidak banyak mengalami perubahan. Hanya saja, proses pembahasan yang dilakukan tim Banggar DPRD memang lebih selektif.
Berbagai program yang dianggap tidak layak, tetap di koreksi. Dan ini memang sudah menjadi komitmen Pemkab Meranti untuk memangkas alokasi anggaran kegiatan serimonial dan perjalanan dinas yang dianggap tidak berdampak pada peningkatan kualitas.
"Namun, untuk kegiatan-kegiatan yang memang menjadi prioritas program, tidak dilakukan koreksi. Hanya saja, pembahasan dilakukan lebih mendalam, dengan tujuan agar benar-benar mencapai target sasaran," ungkapnya.
Dikatakan dia, dari hasil evaluasi pembahasan, total APBD 2014 Meranti sebesar 1,6 T. Soal berapa besar anggaran belanja tidak langsung, belanja langsung dan belanja modalnya, ini masih di hitung. Yang jelas, ratio perbandingannya sebesar 55 - 45 ataupun 60 : 40.
"Komitmen kita, ratio perbandingan belanja langsung lebih besar dari belanja tidak langsung. Semua itu semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Meranti itu sendiri," pungkasnya.
Wakil Ketua DPRD Meranti Jupri mengatakan, secara tekhnis sudah tidak ada lagi persoalan pembahasan RAPBD 2014. Tim Banggar DPRD Meranti sudah melakukan proses pembahasan RAPBD Meranti sesuai dengan aturan.
Meskipun tidak banyak mengalami perubahan, kata dia, tim Banggar memang lebih ketat dalam melakukan pembahasan RAPBD 2014 ini. Kebijakan ini dilakukan menyikapi hasil evaluasi dari realisasi serapan penggunaan anggaran tahun 2013 lalu yang masih banyak menyisakan silpa.
"Untuk itu, tim Banggar berupaya agar program-program yang dilaksanakan lebih realistis dengan mencerminkan penggunaan anggaran yang lebih cermat dan menyentuh pada akar kebutuhan masyarakat," katanya.
Dijelaskan Jupri, program-program kegiatan yang dinilai tidak bermanfaat, tetap di koreksi. Terutama untuk kegiatan-kegiatan serimonial dan perjalanan dinas yang notabene kurang berdampak pada pembangunan di Meranti.
"Kita ingin APBD 2014 ini benar-benar berkualitas, bermanfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Untuk itu, proses pembahasannya lebih ketat dan selektif. Kalau soal besaran angka APBD 2014, tetap 1,6 T," ujarnya.
Menyinggung satker mana yang paling banyak di pangkas anggarannya, Jupri mengatakan tidak ingat untuk memaparkan secara detail. Yang jelas, tim Banggar DPRD Meranti berkomitmen untuk mengarahkan APBD 2014 ini benar-benar berkualitas dan pro rakyat.
"Soal struktur APBD 2014, kita belum bisa menjelaskan secara detail karena masih dalam proses pembersihan di BAPPEDA. Jadi, untuk lebih jelasnya nanti setelah disyahkan di paripurna," pungkas Wakil Ketua DPRD Meranti.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

