• Home
  • Ekbis
  • Bank Indonesia Salurkan Bantuan Pemulihan Korban Kabut Asap

Bank Indonesia Salurkan Bantuan Pemulihan Korban Kabut Asap

Senin, 02 November 2015 22:15 WIB
PEKANBARU - Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Riau menyalurkan bantuan pemulihan korban kabut asap. Bantuan serupa disalurkan juga di beberapa provinsi lainnya yang terdampak kabut asap tebal di Sumatera dan Kalimantan.

Bantuan pemulihan untuk korban kabut asap berupa pemberian susu bagi balita, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui. Karena menurut Plt Pemimpin Bank Indonesia perwakilan Riau, Tongam Simanjuntak, mereka-mereka inilah yang paling terdampak saat bencana kabut asap tebal melanda Riau khususnya.

"Bantuan pemulihan pasca bencana kabut asap itu bukan hanya itu, tetapi juga bantuan berupa 20 unit air conditioner (AC) dan 20 unit oksigen. Bantuan itu diperuntukkan bagi puskesmas-puskesmas yang saat ini masih menjadi posko kesehatan kabut asap," terang Tongam.

Menurut Tongam Simanjuntak bantuan pemulihan tersebut sebagai bentuk kepedulian pada korban bencana kabut asap yang merupakan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Penyaluran bantuan kepada masyarakat paska bencana kabut asap ini ditujukan sebagai pemulihan kondisi masyarakat akibat dampak kabut asap di Provinsi Riau. Bantuan disalurkan melalui Dinas Kesehatan Riau.

"Kami juga ikut merasakan kesusahan warga di Riau pada bencana kabut asap tebal. Untuk itu kita memberikan bantuan pasca bencana asap. Untuk pemulihan pasca bencana asap. Diberikandi seluruh provinsi yang menjadi korban kabut asap," terangnya.

Kadiskes Riau, Andra Syafril mengatakan bahwa bantuan itu tidak ada yang sia-sia. Karena prediksi BMKG, February-Maret 2016 mendatang kondisi kering dengan elnino masih berkemungkinan terjadi.

Meski pelayanan kesehatan (posko kesehatan kabut asap) di tutup hari ini dan semua tenda dibongkar namun pelayanan dipindahkan ke puskesmas. Puskesmas-puskesmas itulah yang masih melayani warga untuk pemulihan dari paparan kabut asap tebal.

Menurutnya, bantuan itu akan disalurkan ke beberapa kabupaten yang berdampak besar namun APBD tidak terlalu besar. Bantuan pemulihan pasca kabut asap tersebut diberikan kepada 20 (dua puluh) Puskesmas di Provinsi Riau.

Pukesmas Kota Pekanbaru (Bantuan Tabung Oksigen dan AC) akan disalurkan ke Pukesmas Sidomuyo Rawat Inap, Puskesmas Tenayan Raya, Puskesmas Harapan Raya, Puskesmas Rumbai Pesisir, Puskesmas ReJosari, Puskesmas Simpang Tiga, Puskesmas Melur, Puskesmas Rumbai Bukit, Puskesmas Payung Sekaki dan Puskesmas Muara Fajar.

Sedangkan bantuan untuk kabupaten lainnya adalah di Kabupaten Indragiri Hulu (Bantuan Tabung Oksigen dan AC) akan disalurkan ke Puskesmas Pangkalan Kasai, Puskesmas Pekan Heran.

Di Kabupaten Indragiri Hilir (Bantuan Tabung Oksigen dan AC) disalurkan ke Puskesmas Kenpas Jaya, Puskesmas Tembilahan Kota. dan di Kabupaten Pelalawan (Bantuan Tabung Oksigen dan AC) di salurkan ke Puskesmas Pangkalan Kerinci, Puskesmas Langgam. 

Untuk Kabupaten Kampar (Bantuan Tabung Oksigen dan AC) Puskesmas Kampar Kiri (Lipat Kain), Puskesmas Tambang. Untuk di Kabupaten Kuansing akan disalurkan ke Puskesmas Pehentian Luas (Bantuan AC), Puskesmas Lubuk Jambi (Bantuan AC), Puskesmas Koto Baru (Bantuan Tabung Oksigen) dan Puskesmas Muara Lembu (Bantuan Tabung Oksigen).

"Bantuan sarana kesehatan ini ditujukan untuk membantu kualitas pelayanan Pukesmas di Provinsi Riau mengingat masih standbynya Puskesmas di Riau dalam membantu masyarakat terkait keluhan penyakit akibat bencana kabut asap. Ke depan, puskesmas-puskesmas tersebut akan menjadi posko evakuasi," terang Andra.

(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar