Datangi Kementerian ESDM, Pemprov Belum Dapat Kepastian Nasib Blok Siak
Jumat, 07 Maret 2014 15:18 WIB
JAKARTA - Hari ini, Jumat (7/3/14) Pemprov Riau mendatangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, guna membahas masa depan Blok Siak setelah masa transisi berakhir dalam waktu dekat ini.
Dimana saat ini PT Pertamina ditunjuk pemerintah sebagai pengelola blok yang sebelumnya pegang oleh PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI).
Hal ini dibenarkan Kepala Pusat Komunikasi dan Juru Bicara Kemen ESDM Saleh Abdulrahman, Jumat (7/3/14) saat ditanya hasil rapat antara Kemen ESDM dengan Pemprov Riau dalam pengelolaan Blok Siak di Riau.
"Memang benar tadi pihak Pemda Riau datang untuk membahas kelanjutan pengelolaan Blok Siak," kata Saleh.
Saat ditanya, hasil dari pertemuan tersebut. Saleh mengatakan, Kemen ESDM bukan pihak yang menentukan apakah Pemprov Riau atau PT Pertamina yang akan mengelola Blok Siak. Namun Kemen ESDM hanya sebagai fasilitasi di antara kedua belah pihak.
"Kami hanya memfasilitasi kemungkinan kerjasama antara Pemprov Riau dengan PT Pertamina untuk mengelola Blok Siak. Jadi kami bukan pihak yang menentukan," sebutnya.
Dijelaskan Saleh, Kemen ESDM akan menyerahkan sepenuhnya kepada kedua belah pihak seperti apa kerjasama dalam pengelolaan Blok Siak. "Selanjutnya tergantung kepada kedua pihak bagaimana kesepakatan keduanya nantinya," ujarnya.
Dia juga mengatakan, Kemen ESDM tak punya wewenang untuk menentukan siapa pihak yang berhak untuk mengelola Blok Siak tersebut.
"Tidak seperti itu, kita tak punya wewenang untuk menentukan, siapa yang berhak atas pengelolaan blok tersebut, tergantung kesepakatan keduanya, apalagi PT Pertamina itu adalah BUMN," jelasnya.***(jor)
Hal ini dibenarkan Kepala Pusat Komunikasi dan Juru Bicara Kemen ESDM Saleh Abdulrahman, Jumat (7/3/14) saat ditanya hasil rapat antara Kemen ESDM dengan Pemprov Riau dalam pengelolaan Blok Siak di Riau.
"Memang benar tadi pihak Pemda Riau datang untuk membahas kelanjutan pengelolaan Blok Siak," kata Saleh.
Saat ditanya, hasil dari pertemuan tersebut. Saleh mengatakan, Kemen ESDM bukan pihak yang menentukan apakah Pemprov Riau atau PT Pertamina yang akan mengelola Blok Siak. Namun Kemen ESDM hanya sebagai fasilitasi di antara kedua belah pihak.
"Kami hanya memfasilitasi kemungkinan kerjasama antara Pemprov Riau dengan PT Pertamina untuk mengelola Blok Siak. Jadi kami bukan pihak yang menentukan," sebutnya.
Dijelaskan Saleh, Kemen ESDM akan menyerahkan sepenuhnya kepada kedua belah pihak seperti apa kerjasama dalam pengelolaan Blok Siak. "Selanjutnya tergantung kepada kedua pihak bagaimana kesepakatan keduanya nantinya," ujarnya.
Dia juga mengatakan, Kemen ESDM tak punya wewenang untuk menentukan siapa pihak yang berhak untuk mengelola Blok Siak tersebut.
"Tidak seperti itu, kita tak punya wewenang untuk menentukan, siapa yang berhak atas pengelolaan blok tersebut, tergantung kesepakatan keduanya, apalagi PT Pertamina itu adalah BUMN," jelasnya.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

