Nikmatnya Bisnis Ritel

Dulu Warung, Sekarang Minimarket

Kamis, 28 Agustus 2014 07:13 WIB
PEKANBARU- Syafirdawati (51 th) kini benar-benar menikmati perannya hanya sebagai ibu rumah tangga. Pemilik usaha berlabel CV Kurnia Prima ini sekarang tak lagi disibukan dengan berbelanja kebutuhan pokok untuk warung kelontongnya ataupun melayani pembeli yang datang pagi-pagi buta. Ia kini cukup memantau bisnisnya dan menunggu hasilnya tiap satu bulan sekali. 

Siklus bisnisnya spontan berubah sesaat setelah dirinya mengikuti seminar waralaba pada bulan September 2013 lalu di hotel berbintang. Mimpinya selama ini untuk memiliki bisnis waralaba akhirnya terbuka lebar saat Alfamart membuka seminar tentang waralaba di Kota Pekanbaru.

Ketertarikan Syafirdawati akan bisnis waralaba minimarket karena dirinya memiliki pandangan positif mengenai bisnis tersebut. Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak pernah terkikis oleh waktu maupun kondisi sehingga bisnis ritel minimarket memiliki prospek ke depan yang sangat bagus. Masyarakat konsumen sudah semakin pintar, mereka tak lagi melihat harga sebagai satu-satunya alasan untuk mereka berbelanja. 

“Kualitas produk, kenyamanan dan pelayanan menjadi faktor penentu bagi konsumen untuk pergi ke tempat perbelanjaan seperti minimarket,” katanya.

Semua yang ia ingin tahu seputar waralaba dijelaskan secara gamblang oleh tim Alfamart selama sehari penuh. Dari seminar tersebut wawasannya pun bertambah dan ia mengaku semakin tertarik dengan bisnis minimarket. 

“Sepulang dari seminar, tidak butuh waktu lama untuk bergabung dengan Alfamart. Awalnya saya coba menanyakan kelayakan tempat yang saya miliki di Jl. Hangtuah Pekanbaru, ternyata tempat saya layak untuk minimarket,” jelasnya bangga.

Senada dengan Syafridawati, Zulfitri Boy (55 th) (pemilik waralaba Alfamart) juga mengalami kondisi serupa, memiliki usaha namun dapat hidup tenang di rumah. “Saya sudah merancang bisnis minimarket ini sejak saya masih bekerja karena bisnis ini sangat cocok untuk masa depan dan juga masa pensiun saya,” kata pemilik toko Alfamart Gaya Baru, Duri.

Ia melihat bisnis minimarket sekarang ini sudah sangat maju dan benar-benar sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini dikarenakan minimarket khususnya Alfamart tidak saja menjual barang-barang kebutuhan pokok, namun juga menawarkan jasa lain seperti pembayaran listrik, telepon, televisi berlangganan, tiket kereta api, tiket pesawat, cicilan kredit motor, dan sebagainya. 

Baik Syafirdawati maupun Zulfitri Boy menyarankan bagi masyarakat yang ingin menggeluti bisnis waralaba minimarket hendaknya memilih perusahaan waralaba terkemuka dan profesional. “Jangan mudah percaya sama perusahaan waralaba yang hanya jual kecap/manis-manisnya saja,” tutur Boy. 

Mereka berdua sepakat memilih Alfamart dikarenakan Alfamart cukup profesional dan terbuka dalam menjalankan bisnisnya. Kedua, Alfamart merupakan perusahaan terbuka sehingga gerak gerik bisnisnya dapat dipantau masyarakat luas. Ketiga, Alfamart memiliki kegiatan sosial yang sangat jelas, tidak mengada-ada. 

“Senangnya saya dengan Alfamart karena sekecil apapun kembalian pelanggan yang diminta untuk disumbangkan ke pundi amal, pemakaiannya sangat jelas. Ini tertera di struk maupun sarana promosi lain bahkan di Pekanbaru perolehan semua pundi amal berikut penggunaannya diumumkan lewat radio,” pungkas Syafirdawati.***(Putra)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar