Inflasi Riau 2013 Tertinggi Dalam Lima Tahun
Minggu, 05 Januari 2014 14:36 WIB
PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan inflasi di Provinsi Riau selama 2013 merupakan yang tertinggi selama lima tahun terakhir dan melebihi target yang ditetapkan semula.
"Inflasi Riau berada di atas inflasi nasional. Inflasi yang terjadi merupakan inflasi tertinggi selama lima tahun terakhir, dan berada di atas target yang ditetapkan, yakni sebesar 4,5 persen plus minus 1 persen," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, Mahdi Muhammad, di Pekanbaru, Minggu.
Tingkat inflasi merupakan penyumbang terhadap melemahnya kondisi perekonomian Riau pada 2013 dari sisi harga. Tingkat inflasi di Riau merupakan gabungan dua kota, yakni Kota Pekanbaru dan Dumai.
BI sejak November lalu sudah menyebutkan gabungan inflasi dua kota itu yang mencapai 8,42 persen berada di atas inflasi nasional yang pada saat sama sebesar 7,79 persen.
Secara spasial, Kota Pekanbaru tercatat mengalami inflasi yang relatif lebih tinggi sebesar 8,43 persen (ytd) dibandingkan dengan Kota Dumai sebesar 8,39 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) akhirnya menyatakan tingkat inflasi selama 2013 di Kota Pekanbaru mencapai 8,83 persen dan melebihi inflasi secara nasional yang mencapai 8,38 persen.
Ia menambahkan, kondisi perekonomian Riau pada 2013 kurang begitu menggembirakan. Proyeksi angka pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2013 diperkirakan berkisar 2,0-2,5 persen dan 5,6-6,0 persen tanpa minyak dan gas.
"Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2013 merupakan yang terendah selama 10 tahun terakhir," katanya.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

