• Home
  • Ekbis
  • Kabupaten Rokan Hilir Bebas Peredaran Beras Sintetis

Kabupaten Rokan Hilir Bebas Peredaran Beras Sintetis

Rabu, 27 Mei 2015 18:48 WIB
ROKAN HILIR - Dinas Perindstrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan Gudang beras di Bagansiapiapi, Rabu (27/5). Dalam sidak itu Disperindag menurukan Tim terpadu yang terdiri dari Polsek Bangko dan Kesbangpolinmas. 

Kabid Perdagangan Disperindag Rohil, Rafizal mengatakan khusus untuk kecamatan Bangko sidak sudah dilakukan dua kali. 

"Hasilnya belum ada kita temukan beredar beras platik, selain itu juga belum ada kita dengar masyarakat yang mengeluh tentang adanya nasi yang bercampur beras platik ini," ujar Rafizal.

Menurut Rafizal, beras yang masuk ke Rohil kebanyakan berasal dari Medan dan tanjung balai asahan.

"Setelah kita pantau semua gudang dan pasar, seperti pasar Bintang, pasar datuk rubiah, dan pasar tangko tidak ada kita temukan beras platik. Yang jelas untuk pusat Ibu kota Rohil, Bagansiapiapi nihil dari peredaran beras platik, "tegasnya.

Namun Rafizal juga tidak menutup kemungkinan beras plastik itu bisa masuk melalui daerah perbatasan seperti Kecamatan Bagan Sinembah, Pasir Limau Kapas (Palika), dan Rantau kopar. 

"Untuk itu hari ini, kita bersama tim terpadu akan turun ketiga kecamatan ini. Insyaallah hari ini kita juga akan turun melakukan sidak di tiga kecamatan ini," janjinya.

Lanjutnya, sidak ini juga bertujuan untuk memastikan kondisi di pasar, supaya msyarakat tidak gelisah dan heboh tentang isu nasional tersebut. 

"Antara beras plastik dan asli memang sangat sulit dibedakan. Namun, jika dimasak akan semakin mencolok. Pasalnya untuk beras plastik akan berwarna putih menggumpal serta jika dipegang akan terasa lembek tapi kenyal dan saat dimakan akan terasa pahit," jelas Rafizal.

Untuk itu pihaknya minta kepada para pedagang maupun masyarakat jika menemukan beras yang dimaksud supaya segera melaporkannya ke Disperindag. "Kita akan rutin melakukan sidak untuk mengantisipasi beredarnya beras platik tersebut," tegasnya. 

(yan/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar