Kepulauan Meranti Dinobatkan Jadi Pelabuhan Ekspor Timah ke 5 di Indonesia
Rabu, 05 Maret 2014 11:20 WIB
SELATPANJANG - Meski baru berusia 5 tahun, Kabupaten Kepulauan Meranti tak bisa dipandang sebelah mata di kancah Nasional. Pasalnya, di usianya yang ke 5 ini, Kabupaten Kepulauan Meranti dinobatkan menjadi pelabuhan muatan ekspor timah ke 5 se Indonesia.
Pencapaian ini setelah Pemkab beserta PT Wahana Perkit Jaya (WPJ) melakukan lobi dan meminta izin kepada pemerintah pusat agar timah Meranti bisa dijual ke luar negeri lewat pelabuhan sendiri.
Sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Kepulauan Meranti, H Herman, pada saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan ekspor perdana timah Meranti di Desa Topang, Selasa (3/3/2014).
Kata H Herman, selama ini di Indonesia hanya ada 4 pelabuhan muatan untuk ekspor timah. Dimana 2 pelabuhan muatan ekspor timah di Bangka dan 2 di Kepri.
"Mulai hari ini kita mengekspor timah dari pelabuhan sendiri, Pelabuhan muatan Selatpanjang. Kita menjadi pelabuhan yang ke lima," kata Herman dalam sambutannya itu.
Adapun lima pelabuhan yang memiliki izin ekspor ke luar negeri tersebut, diantaranya Pelabuhan muatan Muntok dan Pangkal Balam di Bangka Belitung, Pelabuhan Rempak dan Kundur di Kepri, dan Pelabuhan Selatpanjang di Kepulauan Meranti.
Sementara itu, dikatakan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, dalam acara yang sama, Ia mengucapkan syukur atas apa yang menjadi capaian baru bagi Pemkab Meranti ini.
"Atas nama pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, mengucapkan syukur kepada Tuhan dan pihak PT WPJ, yang sudah berhasil mengolah timah Meranti hingga proses ekspor," kata Bupati Kepualaun Meranti, Irwan Nasir, saat meresmikan Launching Ekspor Perdana serta Peresmian Pabrik Peleburan dan Pemurnian Timah PT WPJ, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Riau, Johar Firdaus, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Hafizoh, Kapolres AKBP Pandra Arsyad, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Herman, Ketua MUI, Nizammunadi, Ketua LAM, Ridwan Hasan, sejumlah Kepala Instansi Vertikal di Meranti, jajaran Direksi PT WPJ, serta ratusan masyarakat Desa Topang.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

