LKPJ Bupati Kuansing, PAD 2013 Lampaui Target
Rabu, 23 April 2014 11:36 WIB
KUANSING - Berdasarkan Laporan Bupati Kuansing didepan para anggota DPRD, Selasa (22/4/14), Ternyata penerimaan pendapatan Daerah Kabupaten Kuansing tahun 2013 lalu melebihi target. Kata Bupati Sukarmis dalam pidatonya, awalnya pendapatan hanya ditargetkan sekitar Rp.1,167 triliun lebih.
Namun hingga akhir tahun penerimaan itu terjadi kelebihan sebesar Rp59,840 miliar lebih atau meningkat menjadi Rp1,227 triliun lebih atau naik menjadi 105,12 persen.
Secara rinci dibeberkan Sukarmis, untuk pendapatan asli daerah ( PAD ), semula ditargetkan sebesar Rp.37 miliar lebih, hingga tahun anggaran 2013 berakhir meningkat menjadi Rp.46 miliar lebih atau naik sebesar Rp9.227 miliar lebih atau menjadi Rp.124,91 persen.
Sementara kelebihan lainya yakni, penerimaan dana perimbanan, awalnya ditargetkan sebesar Rp.977 miliar lebih. Tetapi menginjak akhir tahun penerimaan mengalami peningkatan sebesar Rp1,029 trilin- lebih atau terjadi kenaikan sebesar Rp52 miliar lebih atau naik menjadi 105,36 persen.
Kemudian untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah beber Bupati, semua ditargetkan sebesar Rp153 miliar lebih. Namun pada tahun anggara 2013 berakhir hanya terealisasi Rp.151 miliar lebih, atau defisit/kekurangan Rp1,811 miliar lebih,- atau hanya terealisasi sebesar 98,82 persen.
Terjadi peningkatan penerimaan tersebut jelas Sukarmis, dikarenakan. melaksanakan beberapa kegiatan, seperti intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber penerimaan lainnya yang sah.
Selain itu kata Bupati, beberapa tahun terakhir ini kesadaran masyarakat Kuansing untuk membayar pajak cukup tinggi, sehingga menjadi faktor utama untuk mendorong peningkatan penerimaan pendapatan.
Menurut laporan Bupati Sukarmis, selain penerimaan melebihi target, ternyata realiisasi belanja pada tahun anggaran 2013 lalu hanya terealisasi sekitar 90,25 persen. Secara rinci dibeberkanya, belanja tidak langsung dan belanja langsung yang ditetapkan sebesar Rp1,388 triliun lebih, namun hingga tahun anggaran 2013 berakhir hanya terealisasi sebesar Rp1.253 triliun lebih.
Untuk belanja tidak langsung atau belanja yang tidak terkait langsung dengan pelaksanaan kegiatan, semula ditargetkan sebesar Rp.589 miliar lebih, namun hingga akhir 2013, hanya terealisasi sebesar Rp524 miliar lebih ,- atau hanya terealisasi sebesar 88,97 persen.
Belanja tidak langsung tersebut kata Bupati jika diuraikan terdiri dari belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten dan pemerintah desa dan belanja tidak terduga.
Lanjutnya, semula belanja pegawai ditargetkan Rp505 miliar lebih,namun terealisasi Rp476 miliar lebih, atau terealisasi 94,25 persen. Belanja hibah ditargetkan Rp.49 miliar lebih, terealisasi Rp.23 miliar lebih,- atau hanya terealisasi sekitar 47,15 persen.
Kemudian belanja bantuan sosial ungkap Bupati ditargetkan Rp6,852 miliar lebih, terealisasi Rp.2,410 miliar, lebih atau terealisasi 35,18 persen.
Belanja bantuan keuangan kepada provinsi, kabupaten dan pemerintah desa ditargetkan Rp25 miliar lebih,- terealisasi Rp21 miliar lebih, atau terealisasi Rp.84,20 persen.
Belanja tak terduga ditargetkan Rp2,852 miliar lebih, terealisasi Rp1,418 miliar lebih atau terealisasi Rp49,74 persen.
Sementara untuk belanja langsung atau belanja yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan, menurut Bupati semula ditargetkan Rp799 miliar lebih hanya terealisasi Rp.728 miliar lebih atau terealisasi 91,19 persen. Belanja langsung terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja modal.
Untuk belanja pegawai jelas Sukarmis, semula ditargekan Rp.137 miliar lebih, terealisasi Rp.133 miliar lebih atau terealisasi hanya 96,74 persen. Belanja barang dan jasa ditargetkan Rp.319 miliar lebih hanya terealisasi Rp.289 miliar lebih atau hanya terealisasi 90,66 persen.
Sementara belanja modal ditargetkan Rp.342 miliar lebih terealisasi Rp.306 miliar. lebih atau teralisasi 89,46 persen.***(dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

