• Home
  • Ekbis
  • Makanan Impor Menjamur di Bagansiapiapi

Makanan Impor Menjamur di Bagansiapiapi

Kamis, 09 Januari 2014 20:20 WIB

BAGANSIAPIAPI - Sampai saat ini, barang-barang makanan produk impor masih bisa ditemukan di beberapa market perbelanjaan di Bagansiapiapi. Namun keberadaan barang tersebut belum diketahui legalitasnya. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohil menemukan peredaran barang impor tersebut.

"Dalam sidak kita di beberapa tempat perbelanjaan di Bagansiapiapi, banyak ditemukan barang-barang makanan impor seperti dari Negara Malaysia dan Singapura," ujar Kepala Disperindag Rohil, Herman Tambusai, Kamis (9/1/2014) di Bagansiapiapi.

Menurutnya, sejauh ini Disperindag telah melakukan pengawasan terhadapp barang impor tersebut, namun hanya sebatas tupoksi, dan hanya melakukan penertiban pada barang-barang rusak atau kadaluwarsa. 

"Namun terhadap barang impor tersebut tidak bisa kita tertibkan, kalau mau ditertibkan harus dengan razia terpadu dengan instansi terkait, barang-barang impor tersebut bisa ditemukan di Bagansiapiapi," ungkap Herman.

Sementara itu, pihak Bea dan Cukai cabang Bagansiapiapi, Agung Saptono mengaku bahwa barang yang saat ini beredar di Bagansiapiapi yang bermerek produk negara impor seperti Malaysia, terlebih dulu masuknya dari Pelabuhan Dumai atau Labuhan Batu Asahan, bukan masuk dari pelabuhan Bagansiapi api. 

"Tidak mesti masuk dari Bagan, bisa dari Dumai dan bisa juga dari Pelabuhan Batu. Baru masuk melalui Bagansiapiapi melalui jalan darat, karena kita memprioritaskan pengawasan dan akan terus meningkatkan pengawasan terkait keluar masuk barang impor melalui pelabuhan terkait daerah wilayah tugas, dan informasi secara umum yang diizinkan hanya pelabuhan yang ditunjuk seperti yang terdekat Dumai dan Labuhan Batu," ungkap Agung.

Salah satu kendala di Bagansiapiapi belum ada pelabuhan yang ditunjuk sebagai wilayah pabean, sehingga pengawasan lebih berat karena ditunjang juga dengan jumlah personil yang kurang tapi wilayah yang cukup luas. 

"Saya juga mengharapkan agar pelabuhan bongkar muat cepat dilakukan pembangunan di Bagansiapiapi, yang sesuai standar dan perlu diketahui  kewenangan Bea Cukai adalah menyelesaikan pabeannya," kata Agung. (red/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar