Menkeu Belum Penuhi Janji Transfer Dana Sisa 2015 untuk Pemkab Siak
Rabu, 02 November 2016 17:10 WIB
SIAK - Banyak Kalangan Masyarakat berharap pemerintah pusat khususnya Menkeu RI menepati Janji untuk segera mentransfer sisa anggaran yang belum dibayar tahun 2015 khususnya kepada pemerintah kabupaten siak sebesar Rp.248 Milyar.
Hal ini juga diakui Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs.H.TS.Hamzah MSi, di ruang kerjanya Rabu (2/11/2016), menanggapi banyaknya berbagai keluhan masyarakat yang erat kaitan dengan APBD dari segi pekerjaan melalui SKPD - SKPD yang ada diluang lingkup pemerintah kabupaten siak tahun 2016 ini.
Menurut Tengku Said Hamzah, memang hingga hari ini Rabu (2/11/2016), sisa kurang bayar oleh pemerintah pusat tahun 2015 belum ada masuk.
"Setelah tadi saya cek di keuangan ( DPPKAD), padahal memang janji di Menkeu dana tersebut akan ditransfer akhir bulan Oktober kemaren, tapi nyatanya sudah memasuki bulan november," ujarnya.
Disatu sisi, lanjut Saida Hamzah, kita sangat memahami kebutuhan SKPD yang ada untuk merealisasi pembayaran atas progres dan program yang sudah mereka jalankan, dana tersebut bukan saja untuk progres pembayaran fisik namun juga untuk kegiatan rutin dan pembayaran di instansi yang ada.
"Artinya jika dana tersebut sudah masuk tentu akan diterbitkan SPd masing-masing instansi , sekretariat maupun bagian , memang beberapa waktu lalu eksekutif bersama legislatif sudah menemui Menkeu RI dan dana tersebut dijanjikan akhir oktober kemaren, tapi hingga saat ini belum masuk," kata Sekda.
Selain dana yang dibutuhkan sisa yang belum bayar oleh pemerintah pusat, juga pemerintah kabupaten siak sudah mengajukan permintaan bagian dana pajak dari provinsi.
"Permintaan ini sudah kita ajukan keprovinsi bahkan juga boleh dikatakan setiap hati pemerintah daerah menghubungi Kemenkeu menanyakan prihal 90 persen dana sisa belum bayar yang dijanjikan mereka untuk ditransfer," katanya.
Ditanya kelimpungan dan kesulitan daerah terkait anggaran yang juga berimbas kepada perekonomian masyarakat juga SKPD, Said menjawab, hal ini tidak dapat dipungkiri lagi, memang sangat sulit sekali.
"Program dan progres sudah dibuat namun dana tidak masuk transfer, semua pihak sangat merasakan dampak ini, bahkan bukan saja Siak merasakan, namun dirasanya daerah yang ada di Provinsi Riau khususnya," pungkasnya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Syamsuar Sampaikan Bahaya Berita Hoax Kepada Ribuan Masyarakat Siak
-
Pendidikan
Disdik Riau Berhasil Selesaikan Kisruh PPDB SMA di Siak
-
Traveler
Kabupaten Siak Bakal Punya Gedung Cagar Budaya
-
Sosial
Bupati Siak Curhat Soal Karlahut dan Berbagai Persoalan ke Wantasnas
-
Hukrim
Berikut Ini Deretan Kasus Korupsi Dilingkungan Pemkab Siak
-
Pendidikan
Masyarakat Tualang di Siak Berharap Anaknya Sekolah Negeri

