• Home
  • Ekbis
  • PT Patra Niaga Segera Bangun Kawasan Terpadu di Dumai

PT Patra Niaga Segera Bangun Kawasan Terpadu di Dumai

Rabu, 22 Januari 2014 18:21 WIB
DUMAI - Lahan eks PT Patra Dok di jalan Dock Yard Kecamatan Dumai Barat akan digunakan sebagai kawasan terpadu sebagai pusat Pelabuhan dan kawasan Industri terpadu. 

Selain dijadikan kawasan pelabuhan, areal seluas 240 hektar juga akan dijadikan kawasan industri hilir CPO yang segera dibangun PT Patra Niaga dalam waktu dekat. Hal tersebut diketahui dalam pertemuan antara Walikota Dumai dan management PT Patra Niaga di Media Center jalan Putri Tujuh Dumai, Rabu (22/1/14). 

Pada kesempatan itu, pihak PT Patra Niaga melakukan ekspos masterplan kawasan pelabuhan dan industri terpadu yang akan mereka bangun dalam waktu dekat. Pada kesempatan itu juga diketahui bahwa PT Patra Niaga telah menyiapkan nilai investasi triliunan rupiah untuk mewujudkan serta untuk mengelola kawasan tersebut.
 
Hadir pada kasempatan itu, Walikota Dumai, H. Khairul Anwar, Asisten II, H. Syamsuddin, Kepala Dinas PU,  H. Joni Amdani, Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM), Hendri Sandra, kepala Dinas Tata Kota, Zulfa Indra, serta kepala SKPD lain dilingkungan Pemerintah kota Dumai. Dari pihak PT Patra Niaga hadir pada kesempatan itu Dirut PT Patra Niaga, Fredi Novianto dan jajarannya.
 
Walikota Dumai, H. Khairul Anwar pada kesempatan itu mengatakan bahwa Pemko Dumai menyambut baik kehadiran PT Patra Niaga di kota Dumai yang hendak membangun kawasan  terpadu sebagai pusat pelabuhan dan industri dikota Dumai.
 
"Keberadaan kawasan tersebuit diharapkan mampu mewujudkan Visi Dumai yakni menjadikan Dumai sebagai kota jasa Pelabuhan, perdagangan, Tourism dan Industri (Pengantin)," kata Walikota Dumai Khairul Anwar.
 
Menurut Walikota, sesuai masterplan yang dipaparkan oleh konsultan Patra Niaga, apa yang ingin mereka bangun dikawasan tersebut tentunya akan mendukung terwujudnya Visi Dumai Kota Pengantin. Namun demikian, lanjutnya, pihak PT Patra Niaga harus mengikuti prosedur atau ketentuan yang berlaku. 

"Dalam pembangunan kawasan terpadu, Patra Niaga harus mendukung terciptanya iklim investasi yang baik. Pihak Patra Niaga harus menjalin kerjasama  dengan berbagai pihak. Komitmen perusahaan untuk menjaga lingkungan juga menjadi persyaratan utama," pinta Khairul Anwar.

Dirut PT Patra Niaga, Fredi Novianto mengatakan, letak Dumai yang sangat strategis dan berhadapan langsung dengan selat Malaka salah satu alasan ditunjuknya kota Dumai sebagai salah satu kota di Riau untuk mengembangkan kawasan terpadu.
 
Kondisi yang aman, damai dan kondusif tidak luput dari perhatian kami tertarik menanamkan investasi dengan cara membangun kawasan terpadu sebagai pusat Pelabuhan dan Industri dilahan Patra Dock.  
 
Aris selaku juru bicara Konsultan PT Patra Niaga dalam eksposnya mengatakan, diatas lahan 240 hektar akan dibangun kawasan terpadu yang akan menjadi pusat kepelabuhanan dan pusat industri hilis CPO. Katanya
 
Selain akan dijadikan kawasan pelabuhan dan industri, diatas areal seluas 240 hektar juga akan disiapkan kawasan terbuka hijau seluas 46 hektar. Lahan terbuka hijau dapat digunakan untuk pendidikan berwawasan lingkungan. 

Lanjutnya, dikawasan tersebut juga akan disiapkan Convention center untuk mendukung berbagai kegiatan besar seperti karnaval dan kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat banyak.
 
"Kami juga akan mempersiapkan lahan untuk pembangunan pusat perkantoran, pusat perhotelan, kawasan parieisata, zona olah raga hingga lahan yang siap diperuntukkan bagi usaha Kecil Menegah (UKM)," terangnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar