Pasar Tradisional Percontohan Akan Dikelola BUMD Bumi Meranti
Rabu, 18 Desember 2013 17:30 WIB
SELATPANJANG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti akan mengelola Pasar Tradisional Percontohan yang dibangun di jalan Tanjungharapan Selatpanjang. Pengelolaan tersebut akan diserahkan kepada BUMD setelah bangunan pasar itu diresmikan oleh pihak Kementerian Pardagangan RI.
Direktur Umum dan Personalia BUMD PT Bumi Meranti, Idris Samsudin, saat dikonfirmasi baru-baru ini mengatakan, penyerahan pengelolaan pasar itu kepada BUMD PT Bumi Meranti merupakan arahan dari Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi.
'Memang belum ada MoU antara Pemda dengan BUMD terkait pengelolaan pasar itu. Tetapi sesuai arahan Bupati kepada Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti agar pengelolaan pasar diserahkan kepada BUMD PT Bumi Meranti. Disperindagkop UKM juga sudah mengeluarkan surat penunjukan BUMD sebagai pengelolanya. Namun secara resmi baru akan diserahkan setelah peresmian,' ungkap Idris.
Untuk persiapan pengoperasian pasar itu, kata Idris, Manajemen BUMD PT Bumi Meranti sudah mengundang sejumlah pihak guna membicarakan teknis pemindahan pedagang dari sejumlah pasar di Kota Selatpanjang ke bangunan pasar tradisional percontohan.
'Untuk tahap awal, kami sudah membicarakan teknis pemindahan pedagang dengan Asosiasi Pedagang, Konsultan Pasar, Konsultan Fisik bangunan, kontraktor pembangunan pasar, dengan dihadiri pihak Disperindagkop UKM dan Dinas Pasar Kepulauan Meranti,' kata Idris.
Dari pertemuan itu, terang Idris, pada prinsipnya para pedagang siap untuk pindah ke bangunan pasar tradisional percontohan, guna memenuhi syarat dimulainya pengoperasian pasar, sebagaimana ditetapkan oleh pihak Kementerian yang telah memberikan dukungan anggaran bagi pembangunan pasar tersebut.
'Mereka siap pindah sementara untuk memenuhi syarat peresmian oleh pihak Kementerian, tapi kalau jual beli mereka ternyata tidak lancar, mereka (pedagang) menyatakan akan kembali ke pasar semula, sampai bangunan fisik pasar tradisional percontohan itu sempurna,' ucapnya.
Dijelaskannya, saat ini progres bangunan utama pasar itu sudah mencapai 90 persen. Jumlah los dan kios pedagang yang sudah bisa ditempati sebanyak 458 tempat, yang terdiri dari 192 los pedagang sayur dan bumbu di lantai bawah, 104 kios di lantai atas dan 162 los pedagang ikan dan daging. 'Saat ini pedagang yang sudah terdata sebanyak 550 nama,' ungkapnya.
Ditanya tentang kepastian jadwal peresmian bangunan pasar itu, Idris menjelaskan menurut rencana tetap akan dilakukan dalam bulan desember 2013 ini. 'Jadwal pastinya menunggu konfirmasi Disperindagkop UKM ke Kementerian Perdagangan. Karena diharapkan Menteri yang meresmikannya,' kata Idris. (fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

