DIPA Riau Turun 13 persen,
Penjabat Gubri: Kurangi Kegiatan Serimonial
Rabu, 11 Desember 2013 18:06 WIB
JAKARTA - Djohermansyah Djohan selaku Penjabat Gubernur Riau mengakui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Riau Anggaran 2014 turun sekitar 13 persen dari tahun sebelumnya.
Tahun 2013, Riau menerima Rp 23.462.730.772.200, sementara tahun 2014 turun menjadi Rp 3.776.464.027.820. Oleh karena itu Pj Gubri ini menginstruksikan agar untuk tahun depan anggaran difokuskan untuk hal-hal yang penting dan hal-hal yang bersifat seremonial dikurangi.
'Harus dikurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial. Anggaran yang ada harus digunakan untuk hal-hal yang prioritas, yang dapat memacu perkembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,' ujar Pak Djo, sapaan akrabnya kepada pers di Jakarta, Rabu (11/12/2013).
Perbandingan dana antara tahun 2013 dan 2014 adalah sebagai berikut: Dana Penyesuaian 2013 Rp 1.597.319.863.646, sementara 2014 turun jadi Rp 648.572.530.000.
Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013 Rp 326.813.680.000, sementara 2014 turun jadi Rp 43.737.510.000. Dana Alokasi Umum (DAU) 2013 Rp 6.481.357.143.000, sementara 2014 turun jadi Rp 820.984.584.000. DBH SDA 2013 Rp 10.750.200.388.781.
Sementara 2014 turun jadi Rp 2.384.625.602.482. DBH Pajak 2013 Rp 2.586.998.541.771, sementara 2014 turun jadi Rp 4.472.843.017.566. Dana Transfer ke Daerah 2013 Rp 5.718.041.172.000, sementara 2014 naik jadi Rp 4.472.843.017.566.
Penurunan DIPA TA 2014 ini menurut Gubri Djo, sangat dipengaruhi oleh hasil migas Riau yang terus merosot. Penurunan ini juga terjadi pada provinsi penghasil migas lainnya seperti Kaltim, Sumsel dan lainnya.
'Ini bukan kita saja, tapi juga provinsi penghasil migas lainnya,' ulasnya.
Gubri Djo menyatakan agar Riau harus tetap bersyukur atas DIPA yang diterima. 'Kita harus tetap bersyukur. Oleh karena itu, mari kita gunakan anggaran yang ada untuk hal-hal yang prioritas. Yang seremonial, sudahlah,' tegas Gubri Djo lagi.
Gubri Djo tetap optimis, meski DIPA turun, namun pembangunan dan kemajuan ekonomi Riau di tahun depan tetap meningkat. 'Pembangunan Riau 10 tahun terakhir cukup bagus. Jadi kita tetap optimis ke depannya pembangunan Riau insya Allah lebih baik,' tegasnya.***(hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

