Realisasi Kredit di Sektor Perkebunan Sawit Capai Rp 9,91 Triliun
Kamis, 04 Desember 2014 23:25 WIB
PEKANBARU : Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau, Mahdi Muhammad Kamis (4/12/14) mengatakan bahwa realisasi kredit perbankan Riau per-triwulan III 2014 mencapai angka Rp 50,98 triliun.
Dari jumlah itu, 19 persennya merupakan realisasi kredit perbankan di Riau untuk sub sektor perkebunan sawit. Nilainya sebesar Rp 9,91 triliun.
"Namun, jika realisasi kredit pada umumnya hanya ber-NPL 3,5 persenan saja, untuk non performance loan-nya kredit subsektor sawit mencapai angka 14 persen," terangnya.
Menurutnya, kredit bermasalah di subsektor sawit yang demikian tinggi memiliki potensi menyulitkan likuiditas pihak bank jika tidak segera diselesaikan. Karena akan dapat mengancam stabilitas keuangan.
Tingginya kredit bermasalah di sub sektor sawit itu, tambahnya, lebih disebabkan karena besarnya kredit yang dikucurkan sementara harga CPO yang menurun berdampak pada menurunnya pendapatan petani dan perusahaan sawit.
"Tingginya Non Performance Loan di subsektor perkebunan sawit dapat memicu in-efisiensi pada perbankan dan dapat menggerus laba bank sehingga bank harus menambah PPAPnya," terang Mahdi.
(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pemkab Siak Targetkan PAD Retribusi Menara Rp700 Juta
-
Ekbis
Awasi BUMD, Pemprov Riau Usulkan Perda Tata Kelola
-
Ekbis
Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai
-
Ekbis
Pemkab Bengkalis Sambut Baik Program Prisma Chevron
-
Ekbis
AHM Ajak Konsumen Saksikan MotoGP 2015
-
Ekbis
Dana Pembangunan Siak Dipotong Hingga Rp300 Miliar Lebih

