• Home
  • Ekbis
  • Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai

Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai

Rabu, 01 April 2015 16:15 WIB
DUMAI - Sudah sejak sepekan terakhir, transaksi ataupun jual beli perhiasan jenis emas kategori 24 karat dipasaran Kota Dumai sedikit melemah, dan harga yang ditawarkan juga mengalami penurunan dibanding harga sebelumnya.

Pemilik toko emas Tunas Baru yang berada dipusat perbelanjaan Kota Dumai, Taufik, mengatakan bahwa harga emas 24 karat telah mengalami penurunan sejak sepekan terakhir. Penurunan tersebut dapat dikatakan cukup besar, pasalnya telah mencapai nominal Rp. 50.000 per gramnya.

"Jika sebelumnya harga emas 24 karat ditawarkan dan dipasarkan dengan harga Rp. 1.270.000 pergramnya, kini telah mengalami penurunan menjadi Rp. 1.220.000 per gram," katanya, kepada riauheadline.com, Rabu (1/4/15).

Kenaikan yang terjadi pada emas 24 karat tersebut berbeda dengan harga emas 22 karat yang hingga saat ini masih berada pada posisi stabil yakni senilai Rp. 380.000 per gramnya. 

Akibat dari adanya penurunan harga emas 24 karat tersebut, kata Taufik, kini transaksi jual beli konsumen juga semakin menurun. 

"Yang memang seharusnya, jika harga emas turun masyarakat berbondong-bondong untuk membeli emas sebagai bahan investasi, namun kini semangat dan minat tersebut juga semakin melemah akibat dipicu oleh semakin sulitnya kondisi ekonomi masyarakat Indonesia," paparnya.

Namun hal tersebut juga bukan berarti berhenti mendorong masyarakat untuk melakukan pembelian emas. "Sebab beberapa pembeli juga mengaku bahwa pembelian emas itu tidak hanya sekadar untuk aksesoris, tapi juga dapat dijadikan sebagai sumber investasi, apalagi emas 24 Karat‎," jelasnya.

Tetapi kembali lagi, lanjut Taufik, menimbang kondisi perekonomian masyarakat Kota Dumai yang terbilang sedikit atapun cukup sulit pada waktu saat ini, apakah harga emas naik atau turun kondisi sama saja. 

"Malah lebih cenderung masyarakat itu menjual emas daripada membeli, hal tersebut tentunya karena dipengaruhi oleh faktor kebutuhan ekonomi. Apalagi kalau akan memasuki tahun ajaran baru atau anak masuk sekolah, disaat-saat seperti itulah tingkat penjualan emas akan sangat meningkat dibanding membeli emas," ungkapnya.

Terakhir Taufik menjelaskan, turun naiknya harga emas di pasaran Kota Dumai tersebut tak tergantung pada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia. 

"Turun maupun naiknya harga jual emas dipasaran tergantung oleh harga pasaran emas dunia yang saat ini memang sedikit lesu ataupun melemah," tutupnya.

(via/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags DumaiEkbisEmasPerhiasan
Komentar