Lusa Kontrak Blok Siak Berakhir,
SKK Migas Minta Operasional PT CPI di Tutup
Senin, 25 November 2013 17:30 WIB
JAKARTA - Lusa, Rabu (27/11/13) kontrak kerja pengelolaan Blok Siak di Riau antara pemerintah dan PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) akan berakhir. Sementara itu pemerintah tak kunjung memberikan keputusan siapa yang berhak mengelola blok kaya minyak tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil putusan dan kejelasan dari pihak Kementerian Enegri Sumber Daya Mineral (ESDM) siapa hanya berhak mengelola blok tersebut.
"Kita sudah koordinasi dengan PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) untuk melakukan penutupan operasional kalau sampai besok lusa, 27 November belum juga memberikan keputusan siapa pengelola Blok Siak," kata Elan Biantoro Humas SKK Migas kepada riauterkinicom, Senin (25/11/13) di Jakarta.
Dia juga menyesalkan sikap Kementerian ESDM yang belum juga memutuskan kontak PT CPI. Padahal, sebelumnya SKK Migas sudah jauh-jauh hari memberikan rekomendasi kepada Kemen ESDM untuk membahas dan memutuskan siapa yang berhak mengelola Blok Siak.
"Dari jauh hari kita sudah memberikan rekomendasi kepada Kemen ESDM, tapi hingga saat ini belum juga ada keputusan. Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena kita tidak punya kewenangan untuk mendesaknya," sebutnya.
Sementara itu Kapuskom Kemen ESDM Saleh Abdulrahman saat dikonfirmasi, yang bersangkutan saat dihubungi tak mau menjawab dan sms juga tak dibalas.
Sebelumnya, Saleh Abdulrahman mengatakan, pihak Kemen ESDM akan memutuskan siapa yang berhak mengelola Blok Siak setelah kontrak dengan PT CPI berakhir pada 27 November lusa.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

