Sarden Merek HOKI Masih Beredar di Pasar Tradisional Pekanbaru
Wili Hidayat Rabu, 21 Maret 2018 18:59 WIB
PEKANBARU - Viralnya soal ikan sarden mengandung cacing di wilayah Kabupaten Meranti, Bengkalis, dan Inhil, berdampak pada pemeriksaan makanan kaleng di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern di Pekanbaru, Rabu (21/3/2018) sekitar pukul 15.20 Wib.
Tim gabungan lakukan Sidak adalah kerjasama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru dan Dinas Perdagangan, Perindustrian Kota (DPP) Kota Pekanbaru dan Asisten Dua Pemko.
Sarden produk merel HOKI masih ditemukan di Pasar Pusat Jalan Agus Salim, yang jadi sasaran pertama sidak pasar tradisional.
Tim gabungan temukan sarden tersebut di Toko Laris Baru, sebanyak 3 kaleng yang terpajang di dalam. Petugas meminta pemilik toko untuk tidak menjual ke konsumen lagi.
Namun, diakui Erni, pemilik toko, bahwa ia memang enggan menjual sarden tersebut lantaran adanya berita viral terkait sarden mengandung cacing di wilayah Riau.
"Ya kita tahu, untuk itu produk ini akan kembalikan ke importirnya. Agar segera ditarik dari pasaran," katanya kepada halloriau.com.
Sebelumnya, produk sarden HOKI ini laris di pasaran. Namun sesudah adanya kasus ini, permintaan kini jauh berbeda.
"Dulu ramai peminatnya, sebelumnya. Tapi sejak viralnya kabar adanya diduga cacing, jauh lebih menurun," singkat Erni.
Hal yang sama juga terdapat di Toko Sinar Pagi adanya sarden produk HOKI terpajang rapi. Meski demikian, petugas tidak menarik barang tersebut, melainkan diminta untuk tidak dijual atau dikembalikan kepada importirnya.
"Kita masih temukan adanya sarden produk HOKI yang masih beredar di pasar tradisional. Namun sudah diperingati untuk tidak diperjualbelikan ke konsumen," ujar Asisten Dua Pemko El Syabrina kepada halloriau.com.
Sidak yang dilakukan ini sebagai bentuk pemeriksaan terhadap produk-produk diduga adanya unsur cacing yang marak beredar. Tapi tidak menutup kemungkinan, pihaknya untuk mengecek langsung di lapangan agar penjual mengetahuinya.
"Viralnya Sarden diduga ada cacing terdapat di dalam makanan kaleng ini, tentunya menjadi tanggung jawab kita semua untuk mencegahnya," sambung Syabrina.
Sementara ini, pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada importir untuk segera menarik produk-produknya kembali. Diberi waktu dalam sebulan ke depan.
"Sudah kita surati Importir yang memasarkan produk-produk mereka yang diduga mengandung cacing seperti yang diperbincangkan," pungkas Syabrina.
Dari pantauan halloriau.com di lapangan, tim beranjak kembali menuju pasar modern yang ada di Pekanbaru. Seperti Mall dan Super Market lainnya.
Sebelumnya, BBPOM Pekanbaru, menyebutkan ada tiga produk sarden makanan kalengan yang mengandung cacing Anisakis SP diantaranya IO, Farmer Jack dan HOKI.
(hlc/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pemko Butuh Geospasial untuk Susun Rencana RTRW Pekanbaru
-
Sosial
Peserta Tes SKD CPNS 2021 Pekanbaru Harus Bebas Covid-19
-
Sosial
Pemberian BLT Covid-19 di Pekanbaru Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah
-
Pendidikan
Kota Pekanbaru Berencana Usulkan Sekolah Tatap Muka
-
Lingkungan
Pekanbaru Uji Coba Budidaya Tanaman Porang
-
Ekbis
Gandeng BRI, Bayar Bus TMP dan Parkir Bisa Non Tunai di Pekanbaru

