• Home
  • Ekbis
  • Tercatat Nilai Valuasi Saham Investor Milenial Mencapai Rp120 Miliar di Riau

Tercatat Nilai Valuasi Saham Investor Milenial Mencapai Rp120 Miliar di Riau

Hadi Pramono Rabu, 07 Juli 2021 19:12 WIB
PEKANBARU - Minat generasi muda termasuk milenial di wilayah Riau untuk berinvestasi saham tercatat terus menunjukan peningkatan. Hingga kini tercatat nilai valuasi saham yang dimiliki oleh investor dari kelompok milenial mencapai Rp120 miliar.  

Kepala Bursa Efek Indonesia Riau Emon Sulaeman menjelaskan pertumbuhan jumlah investor muda di BEI memang bisa dinilai luar biasa.   

"Kami menilai pertumbuhan investor muda termasuk milenial yang di bawah 30 tahun itu luar biasa selama pandemi ini. Untuk Riau sekarang ada sekitar 20.000 rekening dari investor muda usia 18-25 tahun dengan aset saham sekitar Rp120 miliar," ujarnya dalam siaran live streaming Rabu (7/7/2021).   

Dengan kondisi itu, kini BEI menyatakan tidak hanya mengenalkan pasar modal ke kalangan muda seperti mahasiswa saja, tapi termasuk ke siswa sekolah menengah atas (SMA).   

Di tingkat SMA, BEI kini memiliki wadah sosialisasi dengan nama Galeri Investasi dan Edukasi, sedikit ada perbedaan dengan sosialisasi bagi mahasiswa di Galeri Investasi.   

Selain itu, BEI juga rutin menggelar kegiatan edukasi bagi masyarakat umum setiap akhir pekan, dimana di tiap kelas itu peserta akan diberikan bekal 3P, atau pahami, punya, dan pantau.   

"Pahami maksudnya sebelum investasi saham harus memahami dahulu dan berkomitmen untuk aktif belajar, mulai dari apa itu pasar modal, mengapa harus saham, serta bagaimana memenuhi kebutuhan masa depan lewat investasi," ujarnya.   

Kemudian setelah itu tiap peserta akan mendapatkan rekening saham, dengan mendaftar Rp100.000 dan bisa langsung praktik jual beli saham atau punya saham dengan bekal ilmu dari kelas tersebut.   

Setelah itu, Emon mengatakan kini peserta kelas sebagai investor pasar modal diminta untuk rutin melakukan pantauan, bagaimana perkembangan investasi yang dilakukan dan keputusan apa saja yang harus diambil dari perkembangan investasi tersebut.

Mengenal Valuasi Saham, Millenial Yuk Simak Penjelasannya


Valuasi saham adalah proses penilaian atas harga suatu saham perusahaan untuk mengetahui harga saham tersebut sesuai atau tidak dengan nilai intrinsiknya.

Anda perlu mengetahui cara menghitung valuasi saham agar dapat menentukan harga wajar atau nilai intrinsik suatu saham.

Nilai suatu saham yang ditentukan dalam valuasi berbeda dengan harga saham. Price is what you pay, value is what you get. Harga saham merupakan nominal yang kita beli, sedangkan nilai intrinsik adalah nominal yang didapatkan jika perusahaan tersebut dijual.

Ada beberapa macam rasio yang digunakan untuk melakukan valuasi saham, yakni: PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value), ROE (Return on Equity), EPS (Earning per Share), dan DER (Debt Equity Ratio).

Rasio-rasio keuangan ini dapat dibandingkan antara emiten satu dengan emiten lainnya, teori ini disebut valuasi saham metode komparatif.

Valuasi saham dapat mencerminkan nilai wajar dari suatu saham. Dengan menggunakan analisis valuasi saham metode komparatif, kita dapat mengetahui saham perusahaan mana yang lebih menarik untuk dikoleksi dalam satu sektor bisnis.

Dikutip dari laman Ajaib Sekuritas, adapun langkah dari valuasi saham metode komparatif yakni:

1. Tentukan sektor bisnis yang ingin dianalisis. Misalnya kita ingin menganalisis sektor konstruksi.

2. Kumpulkan emiten apa saja dalam sektor bisnis yang telah ditentukan. Misalnya jika ingin menganalisis sektor konstruksi, maka bisa dipilih saham WIKA, WSKT, ADHI, dan PTPP.

3. Cari data laporan keuangan setiap perusahaan yang dipilih. Anda dapat memperoleh infonya dari BEI.

4. Tentukan rasio keuangan yang akan digunakan. Sebagai contoh kita pilih PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value), ROE (Return on Equity), EPS (Earning per Share), dan DER (Debt Equity Ratio).

5. Hitung rasio keuangan rata-rata industri. Caranya adalah dengan menjumlahkan masing-masing rasio keuangan dari semua emiten dalam sektor tersebut.

6. Kemudian buatlah tabel untuk membandingkan rasio keuangan tiap emiten serta membandingkan dengan rasio keuangan rata-rata pada sektor industri tersebut.
Sumber: Bisnis.com

Tags BEI RiauBerita RiauBursa Efek IndonesiaInvestasiInvestorInvestor Milenial
Komentar