Bank BNI Imbau Nasabah Waspada Penipuan

    Minggu, 15 Februari 2015 14:54 WIB
    MERANTI - Pimpinanan Bank Nasional Indonesia (BNI) Cabang Selatpanjang, Yusrin menghimbau kepada seluruh Nasabah BNI untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan baik melalui pesan singkat, telpon dan kupon hadiah.

    Pasalnya, beberapa hari belakangan ini modus seperti itu sudah mulai meresahkan masyarakat. Oknum tidak bertanggungjawab itupun dengan tegas meminta sejumlah uang kepada korbannya dengan dalih biaya aministrasi dan pajak.

    Informasi ini disampaikan Pimpinan BNI Cabang Selatpanjang Yusrin, saat menggelar silahturahmi dengan sejumlah awak media di Kepulauan Meranti, yang dipusatkan di Pujasera Jumbo, Selatpanjang, akhir pekan kemarin.

    "Biasanya modus-modus penipuan tersebut marak terjadi pada hari besar teruta dekat lebaran, tahun baru maupun hari-hari besar lainya. Oleh karena itu seluruh nasabah BNI diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan tersebut," imbaunya.  

    Dikatakan Yusrin, jika memang nasabag BNI yang menerima SMS atau telpon mendapatkan hadiah dan meminta ditransferkan sejumlah uang, hendaknya jangan mudah percaya lebih baik lakukan koordiadi atau konsultasi terlebih dahulu ke pihak Bank BNI terdekat.

    "Jika memang ada berkaitan dengan BNI, nasabah dapat bertanya langsung ke kami untuk mencari kebenaran hadiah yang dijanjikan maupun terkait dengan administasi  yang diminta sebagai persyarakatan untuk mendapatkan hadiah tersebut," ujarnya.

    Menurutnya, jika perlu nasabah bisa meminta kepada si penelfon untuk mengantarkan hadiah tersebut langsung ke alamat dan segala urusan administrasi bisa diselesaikan setelah barang sudah sampai ditempat.

    Yusrin, meminta dan mengingatkan kepada nasabahnya untuk tidak mudah terpedaya dengan segala tipuan muslihat dari orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, dan akan lebih baik jika ada sms atau panggilan masuk yang  tidak jeals itu agar tidak digubris.

    "Jika dilayanani bisa nasabah atau orang menerima paggilan tersebut jadi terpedaya tipuan yang akhirnya  mentransferkan sejumlah uang kepada mereka. Apa lagi jika transaksinya melalui BNI, besar atau kecilnya akan menyeret nama baik BNI sendiri," jelasnya.

    (fan/fan)
    IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
    Tags
    Komentar