Laporan Mamin Kadaluarsa Beredar

    Wabup Rohil Perintahkan Disperindag Razia Pusat Pembelanjaan

    Jumat, 31 Oktober 2014 10:27 WIB

    BAGANSIAPIAPI - Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Erianda, gerah mendapat laporan masyarakat sejumlah toko dan mini market di Kota Bagansiapiapi menjual makanan dan minuman siap saji dalam kondisi rusak hingga masa berlakunya habis (kadaluarsa). 

    Menindaklanjuti laporan meresahkan itu, orang nomor dua di Kabupaten Rokan Hilir ini pun langsung memerintahkan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat untuk menggelar razia atau inspeksi mendadak (Sidak).

    "Banyak keluhan masyarakat kepada saya bahwa toko-toko dan mini market masih menjual makanan dan minuman kadaluarsa. Sebenarnya Disperindag maunya apa. Kerja atau tidak mereka hingga produk rusak lolos dari pengawasan," gerutu Erianda, kemarin. 

    Ditegaskan anak Annas Maamun ini, apa harus diperintahkan razia baru turun ke lapangan menindaklanjuti masalah ini. Seharusnya, menurut dia, Disperindag itu harus pro aktif terhadap masalah ini. Jangan sampai menunggu intruksi baru turun ke lapangan.

    "Disperindag harus turun ke lapangan sebelum saya sendiri yang melakukan razia. Sebelum saya yang turun, Disperindag harus tahu tugas dan fungsinya. Awasi semua toko dan mini market, jika ditemukan masih menjual produk yang rusak, lakukan penyitaan beri sanksi untuk efek jera," perintahnya.
     
    Ditambahkan wabup, jika masalah ini dibiarkan, tentunya masyarakat yang dirugikan dan menjadi korban karena mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat. 

    "Terlalu bodoh kita membiarkan masyarakat mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat sementara uang mereka habis untuk belanja kebutuhan. Sebelum jatuh korban jiwa, sekali lagi saya perintahkan Disperindag turun ke lapangan," ancam wabup.

    Saat turun ke lapangan, Disperindag diminta melibatkan Dinas Kesehatan dan tim yustisi dalam melakukan penertiban. Menurutnya lagi, kesehatan sangat mahal harganya, Dinas Kesehatan harus dilibatkan dalam melakukan razia bersama tim yustisi. 

    "Masyarakat diimbau cerdas dalam berbelanja, lihat label kemasan untuk memastikan layak tidaknya produk dikonsumsi. Karena, untuk menentukan layak atau tidaknya makanan itu dari masyarakat sendiri yang membelinya," imbaunya.***(Yan Faisal)
    IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
    Tags
    Komentar