61 Berkas Karhutla di Riau Segera Disidangkan
Senin, 07 April 2014 16:43 WIB
PEKANBARU - Polda Riau menetapkan 116 orang menjadi tersangka pembakar hutan dan lahan, ditambah koorporasi PT National Sago Prima (NSP).
Dari jumlah tersebut, polisi menerima 70 Laporan Polisi, yang sudah masuk ke tahap penyidikan ada 9 kasus, dan berkas yang dinyatakan lengkap dan akan disidangkan (P21) sebanyak 61 berkas.
Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (7/4/14) di ruangannya. Guntur menambahkan, pihaknya telah menyita beberapa barang bukti berupa kayu sebanyak 191 tual, dan 151,9 kubik kayu olahan.
"Barang bukti yang diamankan, tidak boleh berubah bentuk, menyusut dan hilang. Apabila ada perubahan pada Barang bukti karena usia cuaca atau iklim, itu bisa dilelang," kata Guntur.
Terkait beredarnya informasi adanya pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh oknum yang menangkapnya, Guntur belum bisa memastikannya.
"Yang jelas, barang bukti tidak boleh berubah, kalau mau dimusnahkan atau berubah bentuk, itu menunggu proses persidangan dan pelelangan," tuturnya.
Selain kayu, sejumlah alat yang digunakan oleh para pelaku juga turun disita, seperti Escavator sebanyak 6 unit, mesin pemotong kayu (Chain Saw) sebanyak 18 unit, Sawmil 1 unit, kapal motor 2 unit, perahu motor 2 unit, mesin robin 1 unit, Roda 6 (Truck) sebanyak 4 unit, roda 4 (mobil) 1 unit. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

