Bantah Tak Mau Kembalikan,
Abu Bakar Siddik Laporkan Noverius ke Polisi
Rabu, 19 Februari 2014 19:28 WIB
PEKANBARU - Merasa dirugikan, Abu Bakar Siddik (anggota DPRD Riau yang juga terpidana kasus suap PON XVIII Riau) menyiapkan tim pengacara untuk melaporkan Noverius (Kasatpol PP Riau) ke pihak Kepolisian.
“Karena ini menyangkut nama baik dan harga diri, tim pengacara saya sudah dibentuk, dalam waktu dekat kami laporkan tindakan Noverius ke pihak Kepolisian,” kata Abu Bakar Siddik kepada wartawan, Rabu (19/02/14).
Abu Bakar Siddik juga membantah dirinya tidak mau mengembalikan mobil opersional DPRD Riau. Apalagi status dirinya masih dianggap sebagai anggota DPRD Riau.
“Saya ini masih anggota Dewan, kenapa pula mau ditarik mobil saya tu. Lebih parahnya, Noverius mengunjungi keluarga saya di rumah untuk menarik mobil operasional saya, apa dia tidak mengerti hukum,” ungkapnya.
Pria asal Kuansing ini juga menyayangkan sikap Sekretariat DPRD Riau yang tidak mengirimkan surat pemberitahuan terkait kedatangan Satpol PP Riau yang akan menarik mobil operasionalnya.
“Sekwan tidak pernah mengirimkan surat penarikan, ini perbuatan yang tidak manusiawi. Ke depan, kembalikanlah ke prosedur dan tempuh saja aturan mainnya seperti apa,” tutupnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Satpol PP Riau mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru untuk menemui Abu Bakar Siddik dan mencoba menarik mobil opersional yang dipakai Abu Bakar Siddik. ***(ary)
“Karena ini menyangkut nama baik dan harga diri, tim pengacara saya sudah dibentuk, dalam waktu dekat kami laporkan tindakan Noverius ke pihak Kepolisian,” kata Abu Bakar Siddik kepada wartawan, Rabu (19/02/14).
Abu Bakar Siddik juga membantah dirinya tidak mau mengembalikan mobil opersional DPRD Riau. Apalagi status dirinya masih dianggap sebagai anggota DPRD Riau.
“Saya ini masih anggota Dewan, kenapa pula mau ditarik mobil saya tu. Lebih parahnya, Noverius mengunjungi keluarga saya di rumah untuk menarik mobil operasional saya, apa dia tidak mengerti hukum,” ungkapnya.
Pria asal Kuansing ini juga menyayangkan sikap Sekretariat DPRD Riau yang tidak mengirimkan surat pemberitahuan terkait kedatangan Satpol PP Riau yang akan menarik mobil operasionalnya.
“Sekwan tidak pernah mengirimkan surat penarikan, ini perbuatan yang tidak manusiawi. Ke depan, kembalikanlah ke prosedur dan tempuh saja aturan mainnya seperti apa,” tutupnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Satpol PP Riau mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru untuk menemui Abu Bakar Siddik dan mencoba menarik mobil opersional yang dipakai Abu Bakar Siddik. ***(ary)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

