Disebut Serobot Lahan,
Anggota Polresta Pekanbaru Didemo Warga Tapung
Senin, 15 September 2014 18:03 WIB
PEKANBARU - Sejumlah warga Tapung, Kampar bersama LSM Selembayung menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Riau, Senin (15/9/14). Mereka menyebut lahan warga diserobot oleh anggota Polresta Pekanbaru, Aiptu Sy.
Ada empat pernyataan sikap yang diserukan massa saat menggelar aksi yang dipimpin Agusman dan Berlin Surbakti itu. Yang pertama mereka tidak bersedia dipanggil penyiik Polda Riau. "Kami tidak akan menghadiri sebelum adanya legalitas laporan dari pelapor, Aiptu Sy itu," ungkap koordinator.
Yang kedua, masyarakat meminta agar penjual lahan sebelumnya, Djohan diperiksa polisi. "Karena Djohanlah yang seharusnya bertanggungjawab atas permasalahan ini," seru massa.
Ketiga, massa meminta agar kasus tersebut segera diglar. "Agar kami masyarakat tahu apa dasar hukumnya. Apakah proses penyiikan ini layak dilanjutkan atau tidak layak dilanjutkan," tambahnya.
"Dan terakhir kami minta kasus ini segera ditutup atau di SP3-kan karena menurut kami masyarakat tidak layak untuk dilanjutkan karena tidak ada unsur kesalahan baik pidana ataupun perdata," kata massa. Sekitar setengah jam berorasi, massa kemudian membubarkan diri secara tertib. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

