• Home
  • Hukrim
  • BNN Provinsi Riau Amankan Sembilan Orang Positif Narkoba

Intensifkan Perang Melawan Narkoba

BNN Provinsi Riau Amankan Sembilan Orang Positif Narkoba

Jumat, 04 September 2015 10:25 WIB
Petugas BNN Provinsi Riau melakukan razia di sejumlah tempat hiburan dan karaoke di Pekanbaru. Hasilnya cukup memuaskan. Sembila pengunjung dan pemandu karaoke berhasil diamankan lantaran positif narkoba, Jumat (4/9/15).
PEKANBARU - Dalam rangka memerangi peredaran narkoba di tempat hiburan malam terus digencarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau. Buktinya, Kamis (3/9/15) malam hingga Jumat (4/9/15) dini hari BNN melakukan razia di sejumlah lokasi hiburan dan tempat karaoke di Pekanbaru.

Pantauan awak media, titik pertama yang jadi sasaran razia BNN Provinsi Riau adalah Karaoke Famili Box, Jalan Harapan Raya dan Happy Puppy jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Kedatangan BNN tak pelak membuat kaget pengunjung hiburan malam itu.

Para pengunjung Family Box geger akan kedatangan BNN Riau, sekitar pukul 21.30 WIB. Disini ada sepasang penghuni ruang karaoke yang dinyatakan positif konsumsi narkoba. "Mereka positif mengkonsumsi sabu dan pil ekstasi," sebut Kepala Pemberantasan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun.

Setelah keduanya diamankan, tim BNN Provinsi Riau lalu bergeser ke karaoke keluarga Happy Puppy, yang terpantau banyak pengunjungnya. Di lokasi karaoke yang ini terlihat sebuah mobil milik negara (berplat merah) BM 269 A, terlihat nongkrong dan padahal sudah di luar jam dinas.

Setibanya di Happy Puppy, belasan petugas langsung menyisir satu demi satu ruangan karaoke. "Target kita kali ini adalah tempat karaoke yang diduga ada pengguna narkoba. Buktinya tadi di lokasi pertama kita dapatkan sepasang pengunjung yang positif konsumsi narkoba," tegas Haldun.

Para pengunjung mayoritas anak muda itu satu persatu menjalani pemeriksaan. Mereka kaget dengan kedatangan BNN Provinsi Riau. Malahan ada yang coba-coba menyisip kabur, tapi sayang, akses keluar sudah dijaga petugas, sehingga mereka pun digiring untuk menjalani tes urine.

Bukan itu saja, dua perempuan seksi yang beroperasi sebagai pemandu karaoke terpaksa diangkut petugas BNN Provinsi Riau dalam razia yang digelar pada Kamis malam hingga Jumat  (4/9/2015) dini hari. Keduanya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Kedua pemandu karaoke yang tidak diketahui namaya itu diamakan petugas BNN di salah satu tempat karaoke yang berlokasi di Jalan Soekarno - Hatta.  Keduanya tak dapat mengelak karena dari hasil tes, urinenya terbukti mengandung zat amphetamine.

Razia yang digelar BNN Riau sejauh ini sudah mengamankan enam orang pengunjung yang positif narkoba. Satu pasangan diangkut dari karaoke Family Box, tiga orang di Terminal 8, dan sisanya diamankan dari Cafe Sunrise Pub di komplek Puri Nangka, Jalan Tuanku Tambusai.

Mirisnya, di Terminal 8, satu karyawati dinyatakan positi narkoba. Walhasil, ia pun diangkut petugas ke kantor BNN Riau, Jalan Pepaya. Setelah dari sini, petugas BNN Riau langsung melanjutkan perburuannya ke Grand Lampion Cafe adn Karaoke, yang lokasinya tak begitu jauh dari Cafe Sunrise.

Sebelumnya, petugas juga sudah mengamankan enam orang penyalahgunaan narkoba lainnya. Mereka dijaring di sejumlah tempat  seperti Family Box Harapan Raya, Happy Puppy Sudirman, Terminal 8, Sunrise Pub, dan Grand Lampion di Jalan Tuanku Tambusai.

"Total ada sembilan orang yang berhasil kita jaring pada razia malam ini yang memang kita fokuskan di tempat-tempat karaoke," ujar Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun SH MH, Jumat (4/9/2015) dini hari, usai pelaksanaan razia.

Mereka yang terjaring ini, selanjutnya dibawa petugas ke markas BNN Provinsi Riau di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. "Razia ini akan terus kami lakukan untuk meminimalisir peredaran narkotika," pungkasnya.

(rdk/grc/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags BNNNarkoba
Komentar