Bapaknya Ditangkap KPK, Anak Gubri Menghilang dari Kantor
Rabu, 01 Oktober 2014 17:09 WIB
PEKANBARU - Pasca penangkapan Gubernur Riau Annas Maamun oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada Kamis 25 September lalu, anak-anak Gubri yang bertugas di sejumlah instansi di Pemprov Riau, kompak menghilang dan tak pernah masuk kantor.
Seperti anak Gubri yang menjabat sebagai Kasi Jalan Dinas Bina Marga Noor Charis Putra. Meskipun ikut ditangkap KPK kemudian dilepas karena tak terbukti terlibat korupsi, namun sampai hari ini, Rabu (1/10/14) tak pernah lagi masuk kantornya di Jalan MS Amin, Pekabaru.
"Belum ada masuk lagi, sebelum penangkapan (Gubri Annas) juga memang jarang masuk," kata salah seorang staf di Bina Marga yang enggan menyebutkan namanya, Rabu (1/10/14).
Tidak ada alasan pasti, kenapa Noor Charis tidak masuk kerja. Namun begitu, staf di bidang jalan ini mengaku bukan hanya pasca penangkapan ayahnya Gubri Annas saja Noor Charis tak pernah masuk kerja. Sebelumnya, juga jarang masuk, kecuali hanya sesekali.
Saking jarangnya masuk kerja, Apoi, begitu Noor Charis biasa disapa, disebut sebagai Kadis bayangan. Pasalnya, dengan absen yang bolong-bolong itu, tak ada satu pun yang berani menegur.
"Kadis bayangan dia itu, jarang sekali masuk. Siapa berani negur dia. Bapaknya gubernur," ungkap staf PU ini.
Putri Gubri Annas yang bernama Fitriana, Kasi Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau juga tidak ada di kantor. Menurut petugas penerima tamu di BKD Fitriana sudah hampir seminggu terakhir tidak masuk kerja.
Beberapa staf BKD lainnya juga mengatakan hal yang sama. Namun berbeda dikatakan staf BKD di Bidang Mutasi bernama Devi. Ia mengatakan yang bersangkutan masuk kerja, tapi sedang Dinas Luar (DL).
"Bu Fitriana sedang DL ke Jakarta dari kemarin," ujar Devi.
Hal serupa juga terjadi pada Winda Defrina, Kasi Penerimaan UPT Samsat Kota Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Riau. Putri Gubri Annas Maamun tersebut juga tak pernah lagi masuk kantor sepekan terakhir. Ia menghilang sejak ayahnya ditangkap dan ditahan KPK.*** (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

