• Home
  • Hukrim
  • Calon Penumpang Minta Penjagaan Bandara SSK II Pekanbaru Diperketat

Penumpang Gelap Garuda Indonesia

Calon Penumpang Minta Penjagaan Bandara SSK II Pekanbaru Diperketat

Rabu, 08 April 2015 15:49 WIB
PEKANBARU - Kasus Mario Steven Ambarita yang berhasil menyusup ke roda Pesawat Garuda Indonesia mendapat perhatian dari kalangan penumpang jasa transportasi udara melalui Bandara SSK II Pekanbaru.

Para calon penumpang yang berhasil ditemui di bandara SSK II Pekanbaru, Abdul Hadi, kepada wartawan meminta kepada pihak pengelola Bandara SSK II Pekanbaru untuk memperketat pengawasannya.

"Jelas dengan kasus Mario ini kami sebagai penumpang kurang nyaman dan ketakutan. Takutnya dengan lemahnya sistem pengamanan mudah bagi calon penumpang untuk menyelinap ke pesawat," katanya, Rabu (8/4/15).

Dikatakannya, aksi nekat Mario bisa membahayakan penumpang lain yang ada di pesawat. Bagaimana seandainya roda belakang tempat dia menyelinap tidak bisa keluar atau ada gangguan lain saat mau take off kan bisa bahaya. 

"Apa yang dilakukan dia itu sangat membahayakan orang banyak. Harapannya supaya ke depanya diperketat lagilah penjagaannya supaya tidak terjadi hal yang sama yang bisa membahayakan penumpang," katanya.

Sebagai data tambahan, sebuah peristiwa unik namun membuat miris karena menjadi bukti betapa longgarnya pengamanan bandara terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim (SKK) II Pekanbaru. Pesawat Garuda tujuan Jakarta membawa penumpang gelap yang naik dalam lobang roda utama pesawat.

Inilah Mario Steven Ambarita (21), penumpang yang nekat menyelinap di selah roda pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-177 jenis Boeing 737-800 membuat para pengguna jasa terheran-heran.

Sontak apa yang dilakukan Mario itu membuat geger dunia penerbangan di tanah air. Memang aksi nekat itu tidak menimbulkan korban jiwa, tapi kejadian ini membuat seluruh pengguna angkutan transportasi udara menjadi ketakutan.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pekanbaru
Komentar