• Home
  • Hukrim
  • Danrem Pertaruhkan Jabatan Demi Tangkap Pemain Besar Karhutla

Danrem Pertaruhkan Jabatan Demi Tangkap Pemain Besar Karhutla

Rabu, 02 April 2014 12:13 WIB

PEKANBARU - Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana asap Riau, Danrem 031/WB, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto menunjukkan tekadnya yang besar untuk menggulung para pelaku Karhutla. 

Bahkan pada rapat kordinasi (Rakor) di gedung daerah Rabu (2/4/2014), dia menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya, untuk mengusut tuntas pemain besar pelaku pembakaran hutan dan lahan Riau.

Dalam pelaporan tugasnya, Danrem 031/WB, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya demi keselamatan hutan di masa depan kelak. 

"Kita harus melacak para pelaku dan pemain besar dari karhutla. Jika yang di bawah berani, maka sampaikan, jabatan saya taruhannya. Mari kita berantas, dan jangan takut. Karena jika kita tidak bertindak dengan segera, kita akan kehilangan hutan kita di masa akan datang," terangnya, Rabu (2/4/2014).

Dilanjutkan, untuk mewujudkan semua itu, ia mengharapkan kerjasama Danramil, kepala desa dan lain sebagainya, yang tentunya mengetahui situasi di lapangan. 

"Kita sangat harapkan keberanian dari jajaran pemerintahan setingkat desa untuk berani melaporkan, jika seandainya menemukan adanya pemain-pemain dalam karhutla Riau, jangan takut jika benar," tambahnya memberi semangat.

Saat ini, sedikitnya terdapat sekitar 5,7 Juta kektar lahan gambut di seluruh Sumatera. Tentunya untuk menjaga keberadaan lahan yang luas ini, seluruh kita, baik pemerintahan maupun masyarakat harus bersama-sama menjaga dan memantau. 

"Semua kita punya kewajiban menjaga kelestarian alam, jangan menutup mata, karena antipati kita terhadap lingkungan, akan berimbas pada kerugian kita bersama," tutupnya.

Dari data yang diperoleh Satgas, sedikitnya hingga 1 April 2014, sudah 21.914 hektar lahan Riau yang hangus terbakar, dengan kawasan terbesar terdapat di Kabupaten Bengkalis.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar