Daratan Riau Rawan Penyeludupan Senjata Api
Selasa, 28 Januari 2014 15:07 WIB
PEKANBARU - Daratan Provinsi Riau sangat rentan dan rawan dijadikan sebagai daerah transit penyeludupan senjata api asal berbagai negara yang berpotensi digunakan sebagai alat kejahatan di tanah air, kata Ajun Komisaris Guntur Aryo Tejo.
"Kalau dilihat dari letak wilayahnya, Riau merupakan lokasi strategis yang berada di tengah daratan Sumatera dan tepat di seberang Malaka," kata Guntur yang menjabat sebagai Kepala Bidang Humas Polda Riau di Pekanbaru, Selasa.
Namun, kata dia, kepolisian belum menemukan indikasi tersebut karena kebanyakan senjata api yang diamankan dari kawanan perampok di daerah ini adalah jenis rakitan.
Kendati demikian, kata dia, selayaknya tetap dilaksanakan upaya-upaya antisipasi seperti memperketat patroli rutin di wilayah perairan Riau yang terus dilaksanakan hingga saat ini.
Untuk menjada wilayah perairan Riau agar bebas dari penyeludupan barang berbahaya dan ilegal, menurut Guntur cukup sulit mengingat tingginya aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.
Terlebih, demikian Guntur, di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau sejauh ini masih banyak terdapat pelabuhan tikus atau ilegal yang berpeluang menjadi landasan bagi kapal-kapal pengangkut barang impor tanpa dokumen resmi.
"Makanya juga perlu di perkuat sisten intelejen dalam mengawasi kawasan pelabuhan di Riau. Karena potensi penyeludupan senjata api di daerah cukup besar," katanya.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

