• Home
  • Hukrim
  • Diduga Tertular HIV, Seorang Napi Rutan Dumai Tewas

Diduga Tertular HIV, Seorang Napi Rutan Dumai Tewas

Hadi Pramono Selasa, 30 Januari 2018 19:21 WIB
DUMAI - Seorang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Dumai Jalan Pemasyarakatan Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Dumai Selatan telah meninggal dunia, Senin (29/1/2018).

Pria berusia 39 tahun yang tercatat sebagai terpidana dalam kasus narkoba tersebut, sempat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Dumai selama tujuh hari.

“Kondisinya sudah sangat lemah, dan pandangannya terlihat kosong sementara pada lidahnya ketika itu sudah terlihat jamur putih,” jelas Kepala Pengamanan Rutan Dumai Aldino kepada awak media di ruang kerjanya Senin (29/1/2018) kemarin.

Menurut Aldino, korban meninggal, Senin (29/01) sekitar pukul 06.20 WIB di RSUD Dumai, dan jenazahnya telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kata Aldino lagi, korban merupakan residivis yang pertama kali masuk ke rutan tersandung kasus kriminal umum. Selanjutnya pada tahanan ke dua dan ketiga tersangkut kasus narkoba. 

“Untuk ketiga kalinya ini, korban masuk ke Rutan Dumai menjalani penahanan dalam kasus narkoba,” jelasnya.

Dijelaskan, bahwa di Rutan Dumai masih ada dua tahanan yang diduga kuat terinspeksi virus HIV, mereka ditempatkan di ruangan isolasi. 

Sementara mengidap penyakit TB, ada 6 tahanan. “Saat ini, kami terus mewanti-wanti dengan serangan penyakit cacar yang sebelumnya mencapai antara 80 orang.”

Namun dengan adanya kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bumi Ayu, jumlah penderita cacar sudah berkurang. Caranya, mereka penderita penyakit cacat tersebut ditempatkan di ruang isolasi

Kiat lain yang dilakukan Rutan Dumai, kata Aldino ada kerjasama dengan LSM Mata Hati dalam mensosialisasikan bahaya dan pencegahan HIV/AIDS di Rutan Dumai.

“Jumlah tahanan dan napi yang ada di Rutan Dumai, terdapat sebanyak 943 orang didominasi kasus narkoba, sedangkan sisanya sekitar 40 persen tersangkut kasus kriminal umum,” ungkapnya.

Sumber: koranriau.net
Tags HIVRSUD DumaiRutan Dumai
Komentar