• Home
  • Hukrim
  • Disuruh Annas Mundur, Plt Gubri Tolak Berkomentar

Disuruh Annas Mundur, Plt Gubri Tolak Berkomentar

Kamis, 30 Oktober 2014 15:48 WIB

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bantah terima surat dari Gubernur Riau non aktif Annas Maamun. Dia juga enggan menanggapi terkait isi surat yang disebut-sebut meminta dirinya mundur dari jabatan sebagai Plt Gubri.

"Saya tak ada terima," kata Andi begitu dia biasa disebut, Kamis (30/10/14).

Saat minta tanggapanya terkait surat tersebut, lagi-lagi Andi enggan menjawab. Dia hanya beralasan karena tak tahu menahu soal surat dari Annas yang belakangan tersebut. "Saya tidak mau menanggapinya," ungkap Andi lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya kehebohan yang ditimbulkan Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun terus berlanjut. 

Terbaru, beredar informasi mantan Bupati Rokan Hilir tersebut dari tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rutan Militer Guntur, mengirim surat yang ditujukan kepada Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Ketua DPRD Riau Suparman.

Berdasarkan informasi yang didapat riauterkinicom dari sumber yang layak dipercaya, surat Annas tersebut berisi permintaan kepada kedua kader Partai Golkar itu mundur dari jabatannya masing-masing.

Tidak jelas apa alasan Annas Maamun mengirim surat kontroversial tersebut. 

Ketikdajelasan tersebut memunculkan sejumlah spekulasi. Salah satunya, dugaan Annas tak mau sendirian tertimpa nestapa, ditahan aparat penegak hukum dan bakal kehilangan jabatannya sebagai Gubernur Riau. 

Karena itu, berbagai cara digunakan untuk menyeret pihak lain yang berkemungkinan ‘kartu trufnya’ dipegang Annas. Terkait surat tersebut, Ketua DPRD Riau Suparman yang ditemui riauterkinicom di kantornya, Selasa (28/10/14) menolak memberi komentar.

 Politisi muda tersebut tidak membantah dan juga tidak membenarkan. Ia meminta kepada wartawan untuk tidak memberitakan masalah tersebut.

Sementara itu Eva Nora selaku pengacara Annas Maamun, secara tersirat membenarkan adanya surat dari Annas, namun ia menegaskan bukan dirinya yang mengirim kepada Wagubri dan Suparman.

“Yang jelas bukan lewat saya surat itu,” tukasnya sambil tertawa saat dihubungi riauterkinicom. (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar