Dugaan Korupsi Rp104 Juta,
Dua Pejabat Eks Dinsos Ditahan Kejari Dumai
Selasa, 07 Januari 2014 17:16 WIB
DUMAI - Kejaksaan Negeri Dumai menahan dua orang mantan pejabat Dinas Sosial bernisial Paz dan Bas. Kini kedua pejabat itu menjabat sebagai Staf Ahli Pemko Dumai dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai.
Kepala Kejari Dumai Eko Siwi Iriany SH kepada awak media membenarkan adanya penahanan dua orang pejabat aktif Pemko Dumai, yang diduga terlibat tindak pidana dugaan korupsi, hingga menimbulkan kerugian pada keuangan negara.
"Mereka ditahan karena kedua pejabat itu menjadi tersangka kasus dugaan korupsi atas bantuan fasilitas berusaha bagi keluarga miskin dan pelatihan keterampilan pembuatan tenda pada 2012 lalu. Dari kegiatan itu dan perhitungan BPKP ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp104 juta," katanya, Selasa (7/1/14).
Penahanan dua pejabat Pemko Dumai tersebut, kata Kajari, untuk mempermudah dan mempelancar proses penyidikan selanjutnya. Dengan bagitu, tentunya proses perkara tindak pidana korupsi segera tuntas dan disidangkan.
"Kedua pejabat itu kini dititipkan di Rumah Tanahanan Negara Dumai, karena masih dalam tahap penyidikan. Sebelum ditahan, mereka telah melakukan tes kesehatan di RS Bhayangkara Polres Dumai," ungkapnya.
Sedangkan perkara dugaan korupsi terhadap dua pejabat aktif Pemko Dumai ketika menjabat di instansi Dinas Sosial, Kejari menjerat mereka dengan pasal 2 ayat 1 junto Pasal 3 undang-undang Tipikor.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

