• Home
  • Hukrim
  • Dugaan Korupsi Pelabuhan Dorak, Pendemo Minta Kejati Riau Periksa Bupati Meranti

Dugaan Korupsi Pelabuhan Dorak, Pendemo Minta Kejati Riau Periksa Bupati Meranti

Kamis, 31 Maret 2016 12:16 WIB
PEKANBARU - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koalisi Pemuda Pengawas Aset Riau (Koppas-Riau) minta Kejati Riau bersikap tegas atas kasus Dorak Port di Kepulauan Meranti yang saat baru memakan 'korban ikan teri'. 

Pendemo meminta, Kejati Riau tak ragu-ragu memanggil Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, hingga menahannya. LSM Koppas Riau beranggapan, sebagai orang nomor satu di Meranti bertanggung jawab atas kasus dugaan korupsi yang mencapai puluhan miliaran rupiah tersebut. 

"Panggil Irwan, tahan Irwan," teriak pendemo berkali-kali, di halaman Kantor Kejati Riau, Kamis (31/3/16). 

LSM-Koppas Riau yang dikoordinatori Ayub Habila ini menyatakan, jika Kejati Riau tak mampu memanggil Irwan apalagi menahannya, sebaiknya seragam kebanggaan Kejati berwarna coklat sebaiknya diganti saja pakaian wanita. 

LSM-Koppas yang mengaku anak jati diri Meranti ini mengaku sangat kecewa atas kasus dugaan korupsi Dorak Port tersebut. 

Karena, anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat tersebut justru dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperkaya kelompoknya. 

"Logika sajalah, kalau mantan Sekda ditahan masa bupatinya tak diapakan. Ini ada apa," ujar pendemo lagi. 

Selain masalah Dorak Port, LSM-Koppas juga menyoroti persoalan pembangunan jembatan Selat Rengit (JSR), kemudian pembangunan perkantoran camat Pulau Merbau. 

Menurut pendemo, pembangunan pasar modern ini adalah buah kegagalan kebijakan yang dilakukan Pemkab Meranti.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Korupsi
Komentar