• Home
  • Hukrim
  • Gerak Demo Tuntut Bupati Kampar dan Istrinya Ditangkap

Gerak Demo Tuntut Bupati Kampar dan Istrinya Ditangkap

Senin, 09 Juni 2014 14:04 WIB

KAMPAR - Lima ratusan mahasiswa dan masyarakat anggota Gerak, kembali menggelar aksi demo, menuntut Bupati Kampar dan istrinya ditangkap atas tuduhan pemukulan. Bupati Kampar juga dituntut mundur dari jabatannya.

Sekitar 500 orang mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Kampar (Gerak) kembali melakukan aksi demo di depan Balai Bupati Kampar, Senin (9/6/14). 

Mereka menuntut Bupati Kampar Jefry Noer dan istrinya Eva Yuliana serta dua ajudannya ditangkap karena telah melakukan pemukulan terhadap Nur Asmi. Mereka juga menuntut Jefry Noer mundur dari jabatannya. 

"Penganiayaan yang dilakukan istri Bupati Kampar Eva Yuliana jelas melanggar peraturan Presiden tentang Komnas Anti Kekerasan Perempuan dan Penganiyaan. Jika hal ini tidak ditindak, maka arogansi Jefry Noer akan bertambah dan tentunya akan sangat meresahkan rakyat Kampar," ujar Rahmad, salah seorang mahasiswa dalam orasinya. 

"Untuk itu kami menuntut Polres Kampar segera tangkap Jefry Noer dan istrinya Eva Yuliana," ungkap Rahmad lagi. 

"Mari kita bersatu untuk meruntuhkan rezim yang memimpin hari ini, karena telah melakukan pemukulan terhadap rakyatnya sendiri," ujar Rian, mahasiswa lainnya. 

Para demonstran ini juga melakukan shalat berjamah di depan Balai Bupati Kampar. Kemudian massa bergerak menuju Gedung DPRD Kampar untuk menyampaikan tuntutan. 

Dalam aksi ini tergabung berbagai organisai seperti HMI MPO Cabang Pekanbaru, FKMKI, IPMK Pekanbaru, IPMRS Pekanbaru, HMOK Pekanbaru, Dema UIR, GPAS, Hippemarki dan LSM Penjara. 

Sampai berita ini naik, massa bergerak menuju Gedung DPRD Kampar dan aksi ini dikawal ketat aparat Kepolisian.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar