Pembahasan Krisis Listrik DPRD Pelalawan dan PLN Nihil Solusi
Senin, 09 Juni 2014 14:06 WIB
PELALAWAN - Acara dengar pendapat yang melibatkan Komisi C DPRD Pelalawan, PLN dan PT Langgam Power, Senin (9/6/14) membahas krisis listrik tidak membuahkan hasil yang mengembirakan.
Pihak PLN menyebut kekurangan daya menjadi salah satu faktor menyebab listrik tidak berjalan normal.
"Untuk sementara, ya, seperti kondisi ini terus, pemadam bergilir memungkinkan dilakukan," terang Kepala Rayon Pangkalan Kerinci, Afrizal usai melakukan pertemuan dengan komisi C di ruangan DPRD Pelalawan.
Langkah cepat untuk mengantisipasi mati-hidup listrik ini sebut Afrizal adalah meminta penambahan daya kepada pihak RPE.
"Langkahnya, ya kita meminta penambahan daya kepada pihak RPE, namun langkah itu biar berjalan mulus harus didukung oleh masyarakat, seperti Majelis Kemajuan Pelalawan sebagai representasi masyarakat Pelalawan," tuturnya.
Dia menyebutkan jika penambahan daya ini belum terealisasi, memungkinkan kondisi listrik di Kabupaten Pelalawan seperti ini terus."Ya selama belum ditambah daya ini, berkemungkinan listrik seperti ini terus," paparnya.
Namun demikian, pihaknya, bakal melaporkan, kepada atasan PLN sebagaimana keinginan masyarakat listrik di bulan Ramadham berjalan normal.
"Untuk mendatangkan mesin cadangan, tentu kita sampaikan dulu kepada atasan kami. Untuk mendatangkan mesin sebagai cadangan pembangkit tentu mengikuti proses," tandasnya.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

