IMP Selatpanjang Demo Kantor PLN

Sabtu, 28 Juni 2014 16:30 WIB

SELATPANJANG - Ikatan Pelajar Mahasiswa Selatpanjang (IPMS) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sabtu (28/6/2014) pagi menggelar aksi damai di Kantor PLN Ranting Selatpanjang Jalan Yos Sudarso Selatpanjang, Kepulauan Meranti. 

Dalam aksi tersebut, IPMS menyampaikan beberapa poin tuntutan. Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) aksi ini Toto Hartoto dan Andika ketika ditemui di sela-sela penyampaian tuntutan itu mengatakan, aksi ini mereka gelar akibat dari pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. 

Sebelumnya mereka berkumpul di Taman Cik Puan Selatpanjang, kemudian menuju kantor PLN dengan berjalan kaki. "Kita menggelar aksi ini setelah dilakukan pemadaman bergilir oleh PLN," ungkap Toto.

Ditambahkan Andika lagi, adapun hari itu mereka menyampaikan beberapa poin tuntutan diantaranya, meminta agar selama bulan suci Ramadan tidak ada pemadaman listrik di kawasan Selat Panjang dan sekitarnya. 

Meminta pihak PLN agar menanggapi secara serius mengenai permasalahan pemadaman listrik yang terjadi. Meminta pihak PLN harus berkoordinasi intens dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan pemadaman listrik yang terjadi di Selatpanjang selama ini. 

Memberikan bukti yang nyata bahwasanya pihak PLN serius menyelesaikan permasalahan ini.

"Apabila tuntutan ini tidak ditanggapi secara serius oleh PLN dalam jangka 2 minggu, maka kami akan memobilisasi massa yang lebih banyak untuk menyampaikan aspirasi agar PLN menanggapi suara Rakyat," tambah Andika.

Massa diterima oleh Wilman selaku supervesor urusan tehnik distribusi, dan Suwardui selaku Supervesor pembangkit PLN Selatpanjang. Mereka menanggapi tuntutan IPMS dan HMI ini.

Disampaikan Wilman pula, terkait tuntutan selama bulan suci tidak ada pemadaman listik, tidak bisa dipenuhi, tapi PT PLN berusaha untuk mempercepat selesainya perbaikan mesin yang rusak. Wilman juga mengatakan PLN sangat serius menyelesaikan permasalahan kelistrikan agar tidak terjadi lagi pemadaman.

"Selama ini PT PLN sudah sangat intens berkoordinasi dengan Pemda, kalau tidak percaya dengan keseriusan PLN dalam memperbaiki mesin yang rusak, silahkan perwakilan melihat sendiri," kata Wilman pula.

Selain itu, Wilman juga berjanji dalam 2 minggu kedepan untuk membuktikan hasil keseriusan PT PLN dalam memperbaiki mesin yang rusak dan pemasangan mesin di gogok.Setelah mendengar pernyataan tersebut sekitar pukul 11.30 WIB perwakilan massa unras menerima dan bubar.

Meski tidak anarkis unras tersebut, pihak keamanan tetap berjaga-jaga sehingga selama aksi demo situasi keamanan terkendali.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar