Imigrasi Bengkalis Sebut 15 WN Banglades Korban Perdagangan Manusia
Selasa, 19 Juli 2016 17:08 WIB
BENGKALIS - Sebanyak 15 imigran gelap asal Bangladesh yang berhasil diamankan aparat Kodim 0303 Bengkalis, Senin (18/7/16) dipastikan merupakan korban tindak pidana dari penyelundupan orang atau people smuggling.
Mereka seluruhnya mengantongi identitas paspor dan visa bebas kunjungan yang masih berlaku. Demikian disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Bengkalis Agung Sampurno, Selasa (19/7/16).
"Hasil koordinasi dengan teman-teman Kodim dan kepolisian mereka disimpulkan adalah viktim atau korban tindak pidana penyelundupan orang atau people smuggling oleh pelaku," ungkapnya.
Selanjutnya, menyusul ke-15 imigran tersebut korban, Imigrasi Bengkalis memberikan perlindungan dengan cara segera mendeportasi dan berkoordinasi dengan perwakilan negaranya yang ada di Jakarta. Dan dijadwalkan hari ini akan dikirim ke rumah detensi yang ada di Pekanbaru.
"Kalau tidak ada halangan hari ini akan dikirim ke Pekanbaru sesuai prosedur standar internasionalnya untuk segera diproses pemulangan atau deportasi ke negaranya. Dan proses pemulangannya tergantung seberapa cepat perwakilan negaranya," katanya lagi.
29 Masih Diburu
Aparat Kodim 0303 Bengkalis mengamankan 15 Warga Negara Banglades di Desa Sepakat, Kecamatan Bukitbatu. Senin (18/7/16). Mereka berada di Indonesia tanpa memiliki izin resmi.
Proses pengamanan terhadap para imigran gelap yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB tak berlangsung mudah. Para pendatang haram tersebut berusaha melarikan diri. Aparat terpaksa mengejar mereka dan mencari mereka yang bersembunyi di semak belukar.
"Warga Negara Banglades kita amankan sebanyak limabelas orang. Mereka sempat melarikan diri dan sembunyi di semak belukar," tutur Komandan Unit Lettu Inf ML Tobing kepada wartawan di Dumai.
Menurut Lettu Inf ML Tobing, para WN sebelumnya berangkat dari Pekanbaru menggunakan mobil carteran dan berencana menyeberang dari Dumai menuju Melaka, Malaysia.
Dari informasi yang dihimpun dari mereka yang berhasil diamankan, jumlah WN Banglades yang hendak ke Malaysia 44 orang. Artinya, masih ada 29 lagi masih dicari aparat.
"Informasinya semua ada 44 orang, karena keterbatasan petugas, kita hanya berhasil mengamankan 15 orang," tutur Tobing.
Untuk proses lebih lanjut, para WN Banglades tersebut diserahkan pada Imigrasi Dumai. Sementara untuk 29 lainnya yang belum ditemukan akan terus dilakukan pencarian.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Maritim
Lanal dan Kodim 0320 Dumai Amankan 23 TKI Pulang dari Malaysia
-
Sosial
Dandim 0321 Laksanakan Silahturahmin ke Polres Rohil
-
Hukrim
Kodim 0320 Dumai Sita Ratusan Pack Rokok Tanpa Cukai
-
Hukrim
Kodim 0320 Dumai Temukan Penimbunan Rokok Ilegal di Kebun Sawit
-
Hukrim
Polisi Dumai Ciduk Tiga Pelaku Human Trafficking Jaringan Internasional
-
Sosial
Pesan Dandim 0303 Bengkalis Saat Pimpin Peringatan Hari Pahlawan 2016

