Istri Pensiunan Chevron Tewas di Atas Kasur
Minggu, 09 Maret 2014 13:19 WIB
PEKANBARU- Syarifah (60) seorang ibu rumah tangga (IRT) sudah tidak bernyata saat ditemukan suaminya Yunuzir (73) seorang pensiunan karyawan Caltex, Ahad (10/3/14), sekitar pukul 05.30 WIB. Ia ditemukan tewas di atas kasur di rumahnya yang terletak di Jalan Rajawali Sakti, Tampan.
Saat ditemukan oleh suaminya, korban bersimbah darah dan kondisi telanjang. Di kamar itu, ditemukan sebilah pisau yang sudah bengkok. Bisa dipastikan, tak ada satu barang berharga yang hilang dari korban.
Dari informasi yang berhasil dirangkum, suami korban, seperti biasanya pergi ke mesjid untuk menunaikan ibadah Solat Subuh. Sementara itu, istri di rumah sendirian. Setelah pulang dari mesjid, suami korban melihat pintu rooling door terbuka. Lalu masuk ke dalam rumah yang ruko berlantai satu itu.
Yunuzir heran melihat kompor sedang hidup dan mesin air hidup. Ia sempat mematikan kompor dan mesin air. Ia masuk ke kamar tidur dan melihat istrinya sudah terbaring tak bernyawa di atas tempat tidur. Ia kemuian menghubungi keponakannya, Syafril. Syafril kemudian menghubung pihak kepolisian.
Kapolsek Tampan Kompol Suparman SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkannya, tim identifikasi Sat Reskrim Polresta Pekanbaru juga sudah turun ke lokasi.
"Korban ditemukan tidak bernyawa dengan bersimbah darah. Diduga wanita itu adalah korban pembunuhan. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan. Mengumpulkan alat-alat bukti. Pelaku tengah diburu," ungkapnya. ***(gem)
Saat ditemukan oleh suaminya, korban bersimbah darah dan kondisi telanjang. Di kamar itu, ditemukan sebilah pisau yang sudah bengkok. Bisa dipastikan, tak ada satu barang berharga yang hilang dari korban.
Dari informasi yang berhasil dirangkum, suami korban, seperti biasanya pergi ke mesjid untuk menunaikan ibadah Solat Subuh. Sementara itu, istri di rumah sendirian. Setelah pulang dari mesjid, suami korban melihat pintu rooling door terbuka. Lalu masuk ke dalam rumah yang ruko berlantai satu itu.
Yunuzir heran melihat kompor sedang hidup dan mesin air hidup. Ia sempat mematikan kompor dan mesin air. Ia masuk ke kamar tidur dan melihat istrinya sudah terbaring tak bernyawa di atas tempat tidur. Ia kemuian menghubungi keponakannya, Syafril. Syafril kemudian menghubung pihak kepolisian.
Kapolsek Tampan Kompol Suparman SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkannya, tim identifikasi Sat Reskrim Polresta Pekanbaru juga sudah turun ke lokasi.
"Korban ditemukan tidak bernyawa dengan bersimbah darah. Diduga wanita itu adalah korban pembunuhan. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan. Mengumpulkan alat-alat bukti. Pelaku tengah diburu," ungkapnya. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

