• Home
  • Hukrim
  • Jalan Rusak di Siak Bakal Terus Merenggut Korban Jiwa

Jalan Rusak di Siak Bakal Terus Merenggut Korban Jiwa

Selasa, 28 Maret 2017 14:25 WIB
PEKANBARU - Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalanan Provinsi Riau tepatnya berada di Kabupaten Siak menelan belasan korban jiwa. Ada yang meninggal dunia, adapula yang mengalami luka berat. Selain karena ketidakhati-hatian, jalan yang rusak juga menjadi penyebabnya. 

"Yang terlibat laka lantas berbagai macam kendaraan, ada mobil dan sepeda motor bahkan bus. Belasan orang meninggal dunia, itu terjadi di beberapa titik termasuk pada jalan yang rusak dan bergelombang," ujar Kapolres Siak AKBP Restika Perdamean Nainggolan, Selasa (28/3).

Kecelakaan dominan terjadi di jalan Provinsi Riau dari arah Pekanbaru menuju ke Kabupaten Siak. Kondisi jalan rusak kerap menjadi momok yang sangat menakutkan bagi pengendara yang melaluinya. Jalan tersebut hingga kini belum diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. 

Meski demikian, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak tetap menghimbau kepada masyarakat yang melintasi jalan tersebut untuk berhati-hati. Pihaknya memang ingin memperbaiki jalan tersebut jika menjadi tanggung jawab Pemerintahan Kabupaten Siak.

"Iya, kemarin ada beberapa kali terjadi kecelakaan di jalan wilayah Kabupaten Siak. Tapi, jalan yang bergelombang dan berlubang tempat kecelakaan itu, statusnya jalan Provinsi Riau," kata Kepala Dinas PU Kabupaten Siak Irving Kahar, seperti dikutip merdeka.com.

Irving mengklaim, untuk jalan yang menjadi tanggung jawab Dinas PU Kabupaten Siak tidak mengalami kerusakan yang parah seperti jalan Provinsi Riau. 

Meski bukan wewenangnya untuk mencampuri urusan jalan provinsi itu, Irving mengaku tetap memasang baliho bertulisan agar masyarakat waspada melintasinya. Jalan itu sering terjadi kecelakaan, dan memakan korban jiwa. 

"Untuk itu, kami berkoordinasi ke Pemprov Riau agar melakukan upaya perbaikan badan jalan tersebut. Kami sudah lama pasang baliho di tepi jalan, bertuliskan hati-hati jalan provinsi berlubang dan bergelombang" jelas Irving.

Karena jalan rusak berlobang dan bergelombang tersebut berada di wilayah Kabupaten Siak, masyarakat kerap menyalahkan Pemkab Siak dan dinilai tidak becus mengurus jalan.

"Kami ingin sekali jalan itu diperbaiki, tapi bukan tanggung jawab Pemkab Siak. Karena jalan itu statusnya wewenang Pemerintah provinsi Riau," ucap Irving.

Irving khawatir jika tetap nekat memperbaiki jalan provinsi itu akan kena audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan karena mengerjakan wewenang instansi lain. "Nanti kami akan disalahkan BPK jika memperbaiki jalan tersebut. Sebenarnya kasian masyarakat," ujarnya.

Untuk Kabupaten Siak panjang jalan nasional mencapai 94,08 kilometer, yang termasuk dalam ruas Jalan Lintas Timur Sumatera dan mengubungkan ke sejumlah kabupaten lainnya. Untuk jalan provinsi sepanjang 236,37 km, sedangkan jalan kabupaten mencapai 2.880,19 km.

Di Kabupaten Siak, untuk jalan provinsi dari Simpang Minas sampai dengan Buatan di Km 11 kerap terjadi kecalakaan lalu lintas. Karenanya, Dinas PU Kabupaten Siak hanya bisa memasang baliho pemberitahukan kepada pengendara bermotor agar berhati-hati karena jalan berlubang dan bergelombang.

"Baliho juga kita pasang di jalan provinsi yang ada di Desa Buatan dan Simpang Desa Pusako menuju Pakning, karena bergelombang dan berlubang. Beberapa waktu lalu, bus sempat terbalik di kawasan jalan bergelombang tersebut," ucapnya. 

(rdk/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar