Jaring Nelayan Penipahan Tangkap Mayat Wanita
Minggu, 26 Oktober 2014 19:39 WIB
BAGANSIAPIAPI - Jasad seorang wanita ditemukan mengapung dan tersangkut jaring nelayan dikawasan perairan Pulau Jamur, Panipahan Rohil, Sabtu (25/10/2014) pagi.
Belum diketahui identitas wanita itu dan apa yang menjadi penyebab kematiannya. Wanita yang ditaksir berusia sekitar 30 tahun itu tersangkut jaring nelayan dan ditemukan sudah tak bernyawa pada Sabtu (25/10/2014) sekitar pukul 06.45 Wib.
Penemuan mayat itu, pertama kali diketahui saat KM Cakrawala GT 9 tengah berlayar di TKP. Kapal yang dinakhodai oleh Ahmad Subhan dengan 3 ABK (anak buah kapal) yaitu Supar, Agus dan Yadi melihat sesosok wanita tengah mengapung.
Bergegas saja, penghuni kapal lalu mendekat untuk memastikan apakah benar itu adalah jasad manusia. Setelah dipastikan benar, awak kapal lalu mengevakuasi jasad ini, dan membawanya kepelabuhan Panipahan, dan menghubungi anggota Polsek Panipahan.
"Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, anggota Polsek membawa jasad wanita ini ke Puskesmas guna dilakukan visum," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Ahad (26/10/2014) meneruskan laporan ini.
Hasil visum sejauh ini, belum disebutkan adanya terdapat tanda kekerasan ditubuh korban. Sementara itu, polsi sudah amankan beberapa barang bukti dari korban, berupa 2 buah cincin, sebuah mainan anting, 4 lembar uang pecahan Rp 100 Ribu, serta 1 lembar uang pecahan Rp 50 Ribu.
Informasi yang dirangkum dalam laporan kepolisian, Polsek Panipahan masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut, perihal penyebab kematian korban, dan identitas lengkapnya, sehingga bisa diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman dengan layak.***(Yan Faisal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

