Judi Gelper MP Club, Polda Riau Tunggu Petunjuk Jaksa
Minggu, 27 April 2014 17:51 WIB
PEKANBARU - Pasca penggrebekan dua lokasi diduga menggelar praktek judi berkedok gelanggang permainan (gelper) di MP Club, beberapa waktu lalu, Polda Riau melakukan penyerahap tahap pertama berkas perkara atas 11 tersangka. Kini, penyidik menunggu arahan dari pihak Kejati Riau.
Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Ahad (27/4/14). 'Kasus ini ditangani bersama oleh Polresta Pekanbaru dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Kasusnya tengah pelimpahan tahap satu,' ujar Guntur.
Usai penyerahan tahap pertama ini penyidik kemudian akan menunggu penelaahan jaksa atas berkas tersebut. 'Kami masih menunggu, apakah akan dikembalikan dengan petunjuk (P-19) atau dinyatakan lengkap (P-21),' pungkas Kabid Humas.
Diberitakan sebelumnya, setelah menemukan bukti-bukti yang cukup, Polda Riau menetapkan 49 tersangka atas penggrebekan dua lokasi yang diduga menggelar praktek judi koin, Rabu (26/3/14).
Di lokasi Jalan Tengku Umar, 24 orang menjadi tersangka. Mereka adalah 4 pengelola, DS, AK, LC dan TL yang dijerat dengan pasal 303 KUHP sedangkan sisanya adalah pemain yang dikenakan pasal 303 Bis KUHP.
Sementara itu, di lokasi Jalan Riau, 25 orang ditetapkan tersangka dengan pengelola berinisial HS. Dalam penggrebekan di dua lokasi tersebut, polisi mengamankan 152 mesin permainan, 437 lembar kartu voucher kartu Simpati Rp100 ribu. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

