Kapolres Dumai Bantah Ada 3 TPS Siluman di Perbatasan
Selasa, 03 Desember 2013 07:53 WIB
DUMAI - Dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilgubri 27 November lalu tidak ditemukan TPS Siluman yang sempat diutarakan salah satu kandidat. Namun, semua itu dibantah Kapolres Dumai, AKBP Yudi Kurniawan, Selasa (3/12/13) kepada wartawan.
"Sejauh ini tidak ada laporan yang masuk kepada kita soal pelanggaran pelaksanaan pemilu kepala daerah, dan tidak ada yang namanya TPS siluman berada di kawasan perbatasan antara Dumai dengan kabupaten Rokan Hilir itu," kata Yudi Kurniawan di Dumai.
Ditegaskan dia, penempatan TPS yang dipersoalkan tersebut merupakan bukan pelanggaran pemilu, melainkan masalah tapal batas yang belum tuntas antara Kecamatan Sungai Sembilan Dumai dengan Kecamatan Sinaboi, Rokan Hilir.
"Penyelesaian masalah tapal batas ini merupakan kewenangan pihak pemerintah propinsi, dan sejauh ini masih dalam proses. Jadi tidak ada sangkut pautnya persoalan ini dengan proses pelaksanaan pesta demokrasi rakyat beberapa hari lalu," ungkapnya.
Dimana sebelumnya, seorang kandidat Calon Wagubri Agus Widayat menyatakan pada proses pemungutan suara 27 November lalu akan melaporkan temuan keberadaan 3 TPS Siluman di Kecamatan Sungai Sembilan kepada kepolisian.
Tiga TPS ini diperuntukkan bagi warga Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), namun berdiri di wilayah geografis Dumai, dan itu dinilai tim pemenangan HA sebagai bentuk pelanggaran pemilu.
Dalam penyelenggaraan Pilgubri putaran kedua ini, Kapolres menyampaikan telah berlangsung dalam keadaan tertib, lancar dan kondusif tanpa ada gangguan dan hambatan yang berarti.
Dia juga optimis kondisi keamanan yang kondusif ini akan bisa diterapkan juga dalam sistem pengamanan pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden tahun depan.
"Pola pengamanan akan ditingkatkan berdasarkan jumlah TPS yang ditetapkan KPU untuk pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden mendatang, dan penjagaan akan dilakukan di basis-basis massa para calon," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

