Kesadaran Masyarakat Meranti Gunakan Helm Rendah
Jumat, 24 Januari 2014 15:04 WIB
SELATPANJANG - Kesadaran masyarakat di wilayah Kepulauan Meranti untuk menggunakan pelindung kepala (helm) saat ini masih rendah. Hal itu terungkap ketika Polantas Polres Meranti saat menggelar razia.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti, AKP A Gea, mengakui bahwa kesadaran dan kepatuhan berlalulintas, khususnya di kota Selatpanjang sampai saat ini masih minim. Meski sebelumnya sosialiasi kelengkapan berkendara kerap dilakukan.
"Kita sudah sering melakukan sosialisasi, tetapi masih banyak warga masyarakat yang belum mengindahkannya sosialisasi itu sendiri," demikian disampaikan Kasatlantas, A Gea, ketika ditemui wartawan di Selatpanjang, Jumat (24/1/2014) siang.
Menurut dia, aturan lalulintas yang diterapkan bertujuan untuk keselamatan pengendara itu sendiri. Jadi, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar patuh terhadap aturan lalulintas pada waktu bekenderaan sepeda motor.
"Ketika berkendara, pakailah helm untuk menjaga keselamatan. Siapa lagi yang mau menjalankan ini kalau bukan kita sendiri," kata Kasat Lantas Polres Meranti kepada sejumlah awak media.
Lanjutnya lagi, bahwa tidak susah rasanya ketika bersepeda motor untuk memakai helm. Hanya saja, tergantung niat serta kesadaran seseorang itu bagaimana memaknai arti penting menggunakan helm.
"Saya kira kapan lagi kita mau tertib berlalulintas, kalau bukan dari sekarang. Toh, itu juga untuk menjaga diri kita sendiri saat berlalulintas," ingatnya Kasat Lantas Polres Meranti kepada seluruh masyarakat.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

