• Home
  • Hukrim
  • Mandi di Sungai, Rangga tewas di Sungai Kampar

Mandi di Sungai, Rangga tewas di Sungai Kampar

Kamis, 13 November 2014 11:58 WIB
PEKANBARU : Perjuangan Rangga Fernandes (9) dalam menuntut ilmu kandas di Sungai Kampar. Bocah malang ini tewas tenggelam saat akan berangkat ke sekolah melewati aliran sungai Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang kabupaten Kampar propinsi Riau.

Siswa Sekolah Dasar (SD) yang berdomisili di Perumahan Mawaddah 2 Tahap 3, Dusun IV, Desa Tarai Bangun itu ditemukan tewas setelah tenggelam sekitar 30 menit berada di Sungai Kampar itu.

Dari informasi di kepolisian, kejadian itu terjadi pada Rabu (12/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Rangga sedang mandi bersama dengan temannya di sungai itu, sebelum pergi ke sekolah karena jam masuk belajarnya siang hari. Namun, saat sedang asyik mandi tiba-tiba saja korban tenggelam.

Saat tenggelam, Rangga sempat terlihat oleh Dani (27) warga desa Tarai Bangun, dan langsung terjun ke sungai untuk mencari korban. Namun, sekitar pukul 10.30 WIB, korban sudah ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Paur Humas Ipda Deni Yusra saat dikonfirmasi, Rabu (12/11) membenarkan kejadian itu. 

"Saat tenggelam, ada warga yang menghubungi polisi, lalu Kapolsek Tambang AKP Sumarno beserta anggota langsung turun ke TKP untuk melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi," ujar Deni.

Menurut Deny, ibu korban, Verfina Sandra (32) menolak kejadian itu untuk diproses pihak kepolisian, dengan menandatangani surat berita acara penolakan untuk dilakukan visum/autopsi. Sebab, menurut keluarga kejadian itu tidak disebabkan adanya tindak kriminal.

"Selanjutnya korban akan dimakamkan oleh keluarganya bersama warga sekitar di tempat pemakaman umum (TPU) desa Tarai Bangun," pungkasnya.

(mdk/red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar