Pelabuhan Dumai Jadi Pintu Masuk Senjata Api Ilegal
Kamis, 27 Maret 2014 16:26 WIB
DUMAI - Akses untuk memiliki senjata di Dumai, ternyata dipermudah dengan lokasi kota yang setrategis.Terutama sebagai kota pelabuhan, senjata api maupun airsoft gun masuk ke Dumai melalui pelabuhan tikus kian marak saat ini.
Adapun barang itu kebanyakan senjata ilegal tersebut berasal dari kawasan Asia Tenggara, seperti Thailand ataupun Taiwan. Kejadian ini sendiri sudah berlangsung lama dan belum pernah tertangkap aparat penegak hukum.
"Senjata yang beredar saat ini banyak yang merupakan senjata ilegal. Senjata itu ada yang berasal dari Thailand dan Taiwan. Pelaku bisnis diduga memanfaatkan pelabuhan tikus untuk memasukkan sejanta tersebut," kata Kasat Intelkam Polres Dumai AKP Yudhi Palmi, Kamis (27/3/14).
Dijelaskan Palmi, selain beredar bebas di pasar gelap, senjata jenis airsoft gun juga berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu, dibuktikan dengan diringkusnya pelaku penjual senjata di kawasan Tegalega, Dumai awal tahun lalu.
"Penjual senjata api tersebut memasok dari Bandung. Akibatnya sebagai satu jaringan penjual senjata, ia diringkus oleh jajaran Mabes Polri. Padahal dia cuma pengoleksi airsoft gun. Tapi karena menjual senjata api, ia diamankan," pungkas AKP Yudhi Palmi.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

