• Home
  • Hukrim
  • Pendemo Desak Kapolsek Kampar Kiri Dicopot

Dituding Tampar Mahasiswa

Pendemo Desak Kapolsek Kampar Kiri Dicopot

Kamis, 30 Oktober 2014 15:51 WIB

PEKANBARU - Seratusan demonstran yang tergabung dalam Fron Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) melakukan unjurkasa di pintu Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kamis (30/10/14).

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Pirka Maulana dalam orasinya, meminta Kepala Polda (Kapolda) dan Propam Polda Riau selaku pihak yang berkapasitas menindak tegas secara pidana maupun disiplin Polri terhadap Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril dan anggotanya, atas tindakan tegas brutal dan pelanggaran hukum yang diduga dilakukannya terhadap mahasiswa Mahasiswa Fakultas Hukum UIR, Angky Mei Putra.

“Kami minta Bapak Kapolda Riau untuk memberhentikan Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril dan anggotanya yang terlibat dari kesatuan,’’ tukasnya.

Pirka menuturkan kasus penganiyaan yang dialami Angky. Ketika itu mahasiswa hukum UIR ini diminta teman kampungnya Aris menemani panggilan penyidik di Mapolsek Kampar Kiri untuk diminta keterangan, Jumat (24/10) pukul 09.30 WIB.

Angky yang membantu untuk menjelaskan peristiwa perkelahian itu malah ditampar Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril. Perlakuan itu diprotes oleh korban, namun Kepala Unit (Kanit) Reskrim Zulfatriano langsung mencekik leher korban dan mendorong ke luar.

Setelah didorong ke luar Polsek, Kapolsek masih mengejar Angky dan menendang pinggangnya sebanyak tiga kali. Mahasiswa Fakultas Hukum UIR itu pun langsung menuju halaman parkir, tetapi pengeroyokan masih berlanjut, anggota Polsek Kampar Kiri berinisial Dodi mengejar dan mencekik leher korban dan berusaha membawa masuk ke Kantor Polsek.

Khawatir akan dianiaya lagi, Angky berusaha melepaskan diri dan menyelamatkan diri menuju ke rumah neneknya.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar