Polda Riau Fokus Daerah Rawan Konflik di Pemilu 2014
Jumat, 14 Februari 2014 16:14 WIB
PEKANBARU - Polda Riau merampungkan latihan pra operasi Mantap Brata 2014 di Mako Brimob Polda Riau, Jumat (14/2/14). Hal itu digelar untuk pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Pilpres, khususnya untuk mengkondusifkan beberapa daerah rawan konflik di Riau.
Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo. "Untuk daerah rawan konflik, ada pengamanan khusus danlebih ditingkatkan jumlah personel yang ditempatkan," kata Guntur.
Saat ini, ada dua lokasi yang masih dinilai rawan, yaitu lima desa sengketa perbatasan Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar serta perbatasan Rokan Hilir dan Dumai. Tidak menutup kemungkinan ada daerah-daerah lain yang menjadi titik konflik. "Yang di Rohil-Dumai sekarang kondusif," lanjut Kabid Humas.
Terkait penutupan latihan pra ops ini, Guntur mengatakan, ada 570 personel yang ikut serta. "Latihan bentuknya masih parsial, per satgas (satuan tugas-red)," jelasnya.
Hasil persiapan ini akan ditunjukkan pada peragaan yang kemungkinan besar digelar Maret mendatang. "Ada asumsi latihan pengawalan, termasuk melewati jalur alternatif. Dari yang sudah dilakukan, masih ada yang harus dikoreksi. Ini masih akan terus diasah," pungkasnya. ***(gem)
Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo. "Untuk daerah rawan konflik, ada pengamanan khusus danlebih ditingkatkan jumlah personel yang ditempatkan," kata Guntur.
Saat ini, ada dua lokasi yang masih dinilai rawan, yaitu lima desa sengketa perbatasan Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar serta perbatasan Rokan Hilir dan Dumai. Tidak menutup kemungkinan ada daerah-daerah lain yang menjadi titik konflik. "Yang di Rohil-Dumai sekarang kondusif," lanjut Kabid Humas.
Terkait penutupan latihan pra ops ini, Guntur mengatakan, ada 570 personel yang ikut serta. "Latihan bentuknya masih parsial, per satgas (satuan tugas-red)," jelasnya.
Hasil persiapan ini akan ditunjukkan pada peragaan yang kemungkinan besar digelar Maret mendatang. "Ada asumsi latihan pengawalan, termasuk melewati jalur alternatif. Dari yang sudah dilakukan, masih ada yang harus dikoreksi. Ini masih akan terus diasah," pungkasnya. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

