Polisi Tangkap Dua Pelaku Curas di Rumah Dosen UR
Senin, 12 Januari 2015 18:33 WIB
PEKANBARU : Jajaran anggota Polsek Senapelan, Kota Pekanbaru berhasil menangkap dua tersangka pencurian di rumah dosen Unri Edyanus Herman Halim. Namun sebelumnya, dua tersangka ini sempat buron selama sebulan lebih.
Masing-masing tersangka diringkus tim Reskrim Polsek Senapelan di dua tempat berbeda. Keduanya yakni Andre Adi (29) dan Nugroho (23) alias Edo alias Kecuk.
Kapolsek Senapelan Komisaris Polisi, Ari Kartika melalui Kanit Reskrim Iptu Syahrizal menuturkan, penangkapan kedua tersangka bermula dari tertangkapnya Edo alias Kecuk di Jalan Tanjung Datuk, Sabtu (10/01/15) pukul 14.00 WIB siang.
"Edo kita ringkus di sebuah gudang keramik. Dari penangkapan awal itu, kita kemudian melakukan pengembangan. Selanjutnya didapatkanlah keterangan mengenai keberadaan rekan tersangka bernama Andre Adi," ujar Iptu Syahrizal saat ekspos di Mapolsek Senapelan, Senin (12/01/15).
Berangkat dari informasi tersebut, polisi lalu melakukan pengejaran terhadap Andre. Upaya itu pun membuahkan hasil, pada Ahad (11/01/15) pukul 01.00 WIB dinihari, polisi sukses meringkus Andre di rumah temannya di Jalan Pontianak.
"Saat menjalankan aksinya November 2014 lalu, pelaku ada empat. Dua sudah kita tangkap. Dua lagi diringkus di lokasi berbeda. Satu (Berry) di Polsek Limapuluh dan satu lagi (Riski Ambon) di Polsek Sukajadi," ungkapnya.
Sementara itu, Andri Ade saat ditemui riauterkini.com mengaku aksi curas di rumah dosen Fekon UR tersebut memang dilakukannya bersama tiga rekannya yang lain, yaitu Edo, Berry dan Riski Ambon. Menurutnya, perbuatan itu sendiri baru pertama kalinya ia lakukan.
"Baru sekali bang. Diajak sama Berry. Tugas saya hanya nunggu di motor saja," katanya.
Ditanyai mengenai senjata api yang pakai komplotannya itu, duda satu anak ini mengatakan senpi tersebut adalah jenis Airsoftgun milik rekannya Berry. Warga Jalan Kuantan II Gg Palu ini juga mengaku Airsoftgun itulah yang mereka gunakan untuk menakut-nakuti korbannya.
"Itu (Airsoftgun) punya Berry bang. Buat nakuti-nakuti. Sebelum main (melakukan curas), kami ngumpul dulu di rumah Berry," singkatnya.
(gas/gas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan
-
Hukrim
Keributan di Rutan Sialang Bungkuk Dipicu Provokasi Napi
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Pemilik Home Industri Ekstasi Tega Mengusir Istrinya di Pekanbaru
-
Kesehatan
Walikota Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pejabat Pemko Keracunan Makanan

