Polres Bidik Dugaan Korupsi Bansos 2013 Anggota DPRD Kuansing
Selasa, 20 Mei 2014 17:35 WIB
TELUK KUANTAN – Penggunaan dana Bansos anggota DPRD Kuansing pada tahun 2013 lalu, diduga terjadi penyimpangan. Terkait itu, pihak kepolisian telah memanggil sejumlah saksi untuk mencari tau kebenaran adanya penyelewengan terhadap penggunaan dana bantuan tersebut.
Kapolres Kuansing, AKBP Bayu Aji Irawan, saat menjawab pertanyaan wartawan mengatakan jika pihaknya setakad ini tengah mengumpulkan barang bukti, “Saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengumpulkan bahan-bahan dan keterangan dari para saksi terkait kasus ini,”ujar Kapolres Kuansing, AKBP Bayuaji Irawan, Senin ( 19/5 /14) kemarin.
Kata Kapolres, kendatipun pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan dana bansos DPRD Kuansing, namun tidak menutup kemungkinan pihaknya akan membidik sejumlah kasus terkait penggunaan Bantuan lainya.
“Bansos DPRD, akan tetapi tidak menutup kemungkinan Bansos lainnya di Setda,”tegas Kapolres.
Diterangkan Kapolres, dugaan penyimpangan dana Bansos DPRD yang tengah diselidiki itu berasal dari tahun anggaran 2013 yang lalu. Sekedar diketahui, setiap tahun anggaran, anggota DPRD Kuansing mendapat jatah untuk merekomendasikan Bansos yang diusulkan masyarakat.
Masing-masing anggota DPRD mendapat alokasi berbeda setiap tahunnya. Untuk tahun 2014, mereka mendapat alokasi Rp 200 Juta, dan tahun 2013 yang lalu skeitar Rp 175 Juta. Dana tersebut dialokasikan di Sekretariat Daerah Kuansing.***(dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

