• Home
  • Hukrim
  • Rekontruksi Pembunuhan Sadis, Polres Dumai Peragakan 26 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan Sadis, Polres Dumai Peragakan 26 Adegan

Selasa, 15 Maret 2016 22:49 WIB
DUMAI - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai bersama Kejaksaan Negeri dan Kuasa Hukum Tersangka pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita di Gang Simpul, Jalan Meranti Darat, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan, melakukan adegan rekontruksi pembunuhan di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (15/3/16).

Dalam pelaksanaan rekontruksi itu, terlihat sejumlah masyarakat setempat memadati areal lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang dibatasi dengan gari polisi (police line). Tidak hanya itu saja, sejumlah personil kepolisian juga melakukan penjagaan di TKP. Sehingga pelaksanaan rekontruksi itu berjalan dengan lancar.
 
Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo SIK dalam memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media menyebutkan, dalam pelaksanaan rekontruksi yang digelar ini guna melengkapi berkas perkara. Sedangkan jumlah adegan rekontruksi yang dilaksanakan di TKP sebanyak 26 adegan dibagi beberapa sub adegan. 

"Setiap sub bagian adegan rekontruksi dipragakan tersangka berbeda-berada. Pelaksanaan adegan sepenuhnya sesuai dengan yang diceritakan tersangka kepada kita dengan sewaktu ia dan almarhum ibunya melakukan pembunuhan terhadap korban," ujarnya usai melakukan rekontruksi adegan pembunuhan.
 
Dalam pelaksanaan rekontruksi tersebut, kata dia, adegan inti dalam pembunuhan terjadi di dalam kamar mandi dan di ruangan dapur. Di lokasi kamar mandi almarhum ibu tersangka menghempaskan kepala korban ke dinding dan memukul kepala korban dengan sebuah kayu broti. 

Lalu tersangka berinisial IG sempat menyayat korban dengan sebuah pisau. "Dalam adegan rekontruksi itu, tersangka dipastikan melakukan pelecehan seksual, apalagi ditambah dengan hasil autopsi dari medis," pungkasnya sembari meninggalkan lokasi kejadian perkara.
 
Sementara itu pelaksanaan rekonstruksi yang juga menghadirkan dari Pihak Kejaksaan dan Kuasa Hukum Tersangka, sempat diwarnai aksi teriakan dari masyarakat yang geram terhadap tersangka yang dengan sadisnya menghabisi nyawa korban.
 
"Bunuh saja orang itu," teriak kerumunan warga yang mengelilingi TKP ketika melihat tersangka dari balik jendela atau pintu pada saat rekonstruksi. "Bunuh saja, habisi jangan kasi ampun orang seperti itu," teriak seorang lelaki dengan kencang dalam kerumunan warga yang menyaksikan.
 
"Kalau tidak dihabiskan, keluar dari penjara dia nanti membunuh dan memperkosa lagi, jangan kasih ampun lah," teriak lelaki lain, melihat hal tersebut tim opsnal Sat Reskrim Polres Dumai langsung meredam dan menenangkan kerumunan masyarakat tersebut.

(rdk/one)


Kanal News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Informasi Riau

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar