• Home
  • Hukrim
  • Riau Corruption Watc Minta HMI Balikan Dana Kongres Rp3 Miliar

Riau Corruption Watc Minta HMI Balikan Dana Kongres Rp3 Miliar

Sabtu, 21 November 2015 15:12 WIB
PEKANBARU - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diminta mengembalikan dana Kongres ke-29 senilai Rp3 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau untuk pelaksanaan kegiatannya yang rencananya akan dilaksanakan di Pekanbaru, 22-26 November.

"Kita minta kembalikan saja dana itu ke Pemerintah Provinsi Riau. HMI bukanlah organisasi kecil, sifatnya nasional. Banyak alumni yang memegang peranan penting, jangan menyusu lah ke APBD," kata Ketua LSM Riau Corruption Watc, Mayandri Suzarman di Pekanbaru, Jumat.

Menurutnya, dengan alumni yang banyak tersebut, tidaklah sulit untuk mengumpulkan dana untuk penyelenggaraan kongres. Daripada meminta uang daerah, hal ini bisa dinilai sebagai suatu sikap yang tidak memiliki rasa simpati kepada masyarakat Riau yang lebih membutuhkan dana itu.

Kongres HMI Dipo ke-29 di Pekanbaru akan dilaksanakan di Labersa Hotel dengan peserta lebih dari 2.000 seluruh Indonesia. Keseluruhan anggaran dikatakan mencapai Rp7 miliar, Rp3 miliar diantaranya didanai oleh APBD Riau sedangkan Rp4 miliar sisanya dari dana APBN, sumbangan alumni dan pihak swasta.

Terlebih lagi, lanjutnya, Riau yang mengalami bencana asap beberapa waktu lalu. Dissayangkannya bahkan anggaran kongres yang hanya seremonial itu lebih besar pula dari anggaran penanggulangan korban asap.

"Tidak semestinya HMI menerima dana hibah sebesar itu hanya untuk keperluan lima hari. HMI harus punya simpati kepada masyarakat. Besar pula dana HMI daripada dana asap," ungkapnya.

Dia mengatakan lebih baik dana itu diberikan saja beasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan Riau. Hal itu bisa dalam bentuk beasiswa kepada peserta didik mulai tingkatan SD sampai SMA.

"Berapa ribu siswa yang bisa dibantu itu, jika diberikan beasiswa dari pada dihabiskan untuk seremonial saja. Ini sungguh sesuatu di luar kewajaran," tambahnya.

Hal tersebut mengundang sorotan publik dan DPRD Riau sebagai wakil rakyat telah memanggil panitia pelaksana kongres itu, namun tetap menyetujui anggaran tersebut.

Ketua Panitia Nasional HMI, Fat Hariyanto Lisda dalam rapat itu mengatakan, total anggaran yang disusun panitia dalam proposal yang diajukan sudah sesuai dengan tingkat kebutuhannya. Ditegaskannya bahwa tidak ada manipulasi dalam hal itu.

(rdk/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Korupsi
Komentar